BENGKULU, BE - Pemerintah Kota Bengkulu terus mendorong agar warganya bisa mengetahui kewajiban-kewajiban dalam membayar pajak. Salah satunya adalah dengan menggelar \"Sosialisasi Pajak Daerah Tingkat Kecamatan Kota Bengkulu Tahun Anggaran 2015\" di Hotel Raffles City, Kamis (9/4). Kepala Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset (DPPKA) Kota Bengkulu, M Sofyan SE, mengungkapkan, ada 300 wajib pajak di setiap kecamatan yang mereka undang dalam kegiatan sosialiasi ini. Sosialisi ini dilakukan agar warga kota mengetahui segala-sesuatu mengenai pajak. \"Misalnya ada wacana penghapusan pajak bumi dan bangunan (PBB) dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB). Dalam sosialiasi ini nanti akan kami jelaskan bagaimana hal yang sebenarnya. Karena bagaimana pun wacana itu sempat menganggu penerimaan pajak daerah dari PBB dan BPHTB. Namun perlahan pulih karena kami sering menggelar sosialisasi sadar pajak daerah untuk berbagai kalangan,” kata Sofyan usai pembukaan sosialisasi. Tahun ini, lanjutnya, Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan dapat memperoleh Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 108 miliar. Nilai ini meningkat dari tahun sebelumnya yang ditargetkan sekitar Rp 86 miliar. \"Beberapa objek mengalami peningkatan. Misalnya dari sektor pasar itu ada PAD pituang berjalan. Kemudian dari sektor parkir itu juga kita naikkan. Termasuk dari PBB sendiri dimana tahun lalu sebesar Rp 5 miliar dan tahun ini kita tingkatkan menjadi Rp 7 miliar,\" ungkapnya. Sementara Asisten III Setda Kota, Ir H Fachriza Razie yang bertindak mewakili Walikota Bengkulu H Helmi Hasan SE menyampaikan, kegiatan sosialisasi kepada para wajib pajak akan dilakukan secara terus menerus. Hal ini dilakukan agar para wajib pajak sadar akan kewajibannya. \"Kita tidak memiliki pertambangan apapun, atau pun perkebunan yang luas sebagai sumber pemasukan yang strategis. Selama ini kita hanya mengandalkan sektor jasa semata. Tentunya bila sektor ini tidak bisa memberikan kontribusi yang maksimal, sedikit sekali anggaran yang bisa kita gunakan untuk pembangunan,\" ujar Fachriza. Ia berharap, setiap instansi terkait dapat menjalankan koordinasi dengan baik sehingga upaya untuk mengoptimalisasi PAD tersebut dapat berhasil dengan gemilang. Ia pun berharap agar pembenahan pelayanan publik, khususnya yang berkaitan dengan kenyamanan para wajib pajak di optimalkan. \"Kesadaran warga untuk membayar pajak harus berbanding lurus dengan peningkatan pelayanan terhadap mereka. Ini butuh kerjasama banyak pihak, terutama instansi-instansi terkait,\" pungkasnya. (009/adv)
Warga Kota Didorong Melek Pajak
Jumat 10-04-2015,13:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 30-03-2026,17:08 WIB
RSKJ Soeprapto Bengkulu Perkuat Rehabilitasi dan Keterampilan Pasien
Senin 30-03-2026,16:49 WIB
Pemkot Bengkulu Sampaikan LKPJ 2025, Fokus Anggaran pada Pelayanan Dasar dan Sinergi Pembangunan
Senin 30-03-2026,16:58 WIB
APH Dilibatkan, Perambahan Lahan Pelindo di Teluk Sepang Tak Terbendung
Senin 30-03-2026,17:00 WIB
Bengkulu Maju, Tapi Belum Tuntas: IPM Naik, Pengangguran Masih Jadi Tantangan
Senin 30-03-2026,16:47 WIB
Pemkot Kota Bengkulu Catat Kinerja Positif 2025, IPM Meningkat dan Raih Predikat Kota Sangat Inovatif
Terkini
Senin 30-03-2026,17:13 WIB
32 Pejabat Eselon III dan IV di Kaur Dilantik, Ini Daftarnya
Senin 30-03-2026,17:08 WIB
RSKJ Soeprapto Bengkulu Perkuat Rehabilitasi dan Keterampilan Pasien
Senin 30-03-2026,17:05 WIB
Bedah Rumah ke-71 Dimulai, Kapolda Bengkulu Tegaskan Komitmen Bangun Harapan Warga
Senin 30-03-2026,17:02 WIB
Hangatnya Halal Bihalal di Polda Bengkulu, Kapolda Tekankan Soliditas dan Profesionalisme
Senin 30-03-2026,17:00 WIB