JAKARTA, BE - Ada yang berbeda dalam jumlah mata pilih pada Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) serentak tahun ini. Jika pada pilkada-pilkada sebelumnya setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) maksimal hanya 600 mata pilih, maka pada pesta rakyat 9 Desember nanti, jumlahnya naik menjadi maksimal 800 pemilih sesuai yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) nantinya. Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) pun menggelar simulasi pilkada serentak yang diselenggarakan di kantor KPU Jakarta Pusat pada Selasa (7/4). Dalam simulasi tersebut, KPU pun mengundang sebanyal 800 pemilih. Cara itu mengikuti sistem yang telah diterapkan pada Pemilihan Presiden Tahun 2014 lalu. \"Dalam simulasi ini ada 800 pemilih. Seperti jumlah pemilih pada Pilpres (2014). Simulasi ,\" kata Komisioner KPU Arief Budiman kepada wartawan saat simulasi pemungutan dan penghitungan suara di KPU Jakarta Pusat, Selasa (7/4). \"Kita ingin lihat optimal atau tidak pelaksanaannya, baik pelayanannya, kotak suaranya cukup atau tidak, atau fasilitas yang lain,\" tambahnya. Hasil simulasi tersebut, lanjutnya akan menjadi evaluasi bagi KPU dalam menyusun draf Peraturan KPU (PKPU) untuk pilkada serentak mendatang. Lalu mengenai tahapan proses pilkadanya sendiri, kata Arif, secara umum tahapan pemungutan dan penghitungan suara sama seperti penyelenggaraan-penyelenggaraan sebelumnya. Misalnya, setiap TPS terdapat tujuh kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan dua petugas keamanan. Lalu, logistik mulai dari bilik, kotak dan surat suara. \"Sesuai dengan draf PKPU,\" katanya lagi. Hasil simulasi itu juga akan diinformasikan secara bertahap ke KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota. Bisa juga nantinya KPU akan menerbitkan buku saku simulasi. \"Ini juga menjadi rujukan apakah perlu mengubah draf PKPU atau tidak,\" tambahnya. Dalam simulasi itu sendiri berlangsung selama lima jam mulai pukul 07.00 WIB. Melibatkan seluruh komisioner, dan pegawai KPU. Sejumlah hal krusial menjadi perhatian seperti tatacara bekerja KPPS, pengisian formulir pemungutan suara dan penghitungan suara, akses pemilig mekanisme sampul turun dan penggunaan segel. Ketua KPU Husni Kamil Manik menambahkan, simulasi merupakan aplikasi atas draf PKPU yang telah disusun dan sebagai upaya menjalankan amanah UU nomor 8 tahun 2015 untuk menjalan pelaksanaan pilkada dengan baik. Juga sebagai evaluasi dan akan diperbaiki jika ada celah. \"Lewat simulasi ini kita akan tahu apakah perlu penyederhanaan,\" tukasnya. Terpisah, pimpinan Bawaslu Nelson Simanjuntak menegaskan, dalam rangka meningkatkan pengawasan pemungutan dan penghitungan surat suara. Pihaknya, menyiapkan pengawas setiap TPS. Sebab selama ini pengawas pemilu hanya sampai tingkat kelurahan saja. \"Pilkada nanti, setiap TPS diawasi 1 petugas ,\" kata Nelson. Jika selama ini pengawasan secara struktural hanya sampai pengawas pemilu lapangan (PPL). Kedepan sesuai dengan draf Perbawaslu perubahan atas peraturan Bawaslu nomor 11 tahun 2014 tentang pengawasan pemilu. \"Mereka juga yang akan mengawasi logistik di TPS,\" ungkapnya. Kehadiran pengawas TPS ini diharapkan penyelenggaraan pemungutan dan pemungutan suara dilakuka lebih baik dan transparan. \"Semua kegiatan di TPS jadi terpantau langsung,\" tutupnya. (wmc)
TPS Dibatasi 800 Pemilih
Rabu 08-04-2015,10:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 01-06-2026,15:01 WIB
Curi HP yang Sedang Dicas di Warung, Pemuda Asal Empat Lawang Dibekuk di Tebeng
Senin 01-06-2026,14:33 WIB
Hakikat Haji: Pelantikan Menjadi Dai dan Kebangkitan Peradaban Masjid
Senin 01-06-2026,14:28 WIB
DPRD Kota Bengkulu Dorong Legalitas Pedagang Pantai Panjang untuk Tingkatkan PAD dan Penataan Wisata
Senin 01-06-2026,14:26 WIB
DLH Kota Bengkulu Tetap Maksimalkan Layanan Kebersihan Selama Long Weekend
Senin 01-06-2026,14:23 WIB
Libur Panjang Tak Hambat Pelayanan, Program Takziah dan Dokumen 3 in 1 Tetap Berjalan
Terkini
Senin 01-06-2026,22:58 WIB
Juni Penuh Kejutan, Honda Tebar Promo DP Ringan dan Bonus Menarik untuk Semua Kalangan
Senin 01-06-2026,15:27 WIB
Polsek Ratu Agung Sikat Miras di Pantai Panjang, Puluhan Botol Disita Saat Operasi Dini Hari
Senin 01-06-2026,15:01 WIB
Curi HP yang Sedang Dicas di Warung, Pemuda Asal Empat Lawang Dibekuk di Tebeng
Senin 01-06-2026,15:00 WIB
Paskibraka Bengkulu 2025 Dibubarkan, Generasi Muda Diminta Terus Junjung Pancasila
Senin 01-06-2026,14:54 WIB