CURUP, BE - Menjamurnya PKL di sejumlah jalan protokol di Kota Curup, membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rejang Lebong turun tangan untuk menertibkannya. Penertiban sendiri dilakukan pada Senin (6/4) pagi. Sejumlah titik yang menjadi sasaran penertiban Senin pagi kemarin adalah kawasan Sukowati, Dwi Tunggal dan Air Rambai Curup. Hanya saja dalam penertiban kemarin pihak satuan penegak Perda tersebut belum melakukan tindakan tegas. Petugas hanya meminta para pedagang yang sebagian besar berjualan aneka jajanan untuk anak sekolah itu membuat surat pernyataan untuk tidak lagi berjualan di lokasi yang dilarang. Menurut Kepala Satpo PP Rejang Lebong Drs Rector Vande Armada, upaya penertiban yang mereka lakukan adalah untuk menjaga keindahan Kota Curup. Keberadaan puluhan PKL ditiga ruas jalan tersebut sudah mengganggu arus lalulintas. Dimana selama ada para PKL kemacetan sering terjadi. \"Kita sudah sering memberikan peringatan, tapi tidak pernah digubris sehingga hari ini kita melakukan pelarangan dengan membuat surat pernyataan,\" jelas Rector. Lebih lanjut Rector menegaskan, bila nanti pihaknya masih menemukan pedagang yang telah membuat pernyataan kembali berdagang baik di tempat semula atau di tempat yang dilarang lainnya, maka pihaknya tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas kepada para pedagang yang membandel tersebut seperti dengan menyita barang dagangannya. \"Untuk memantau apakah para pedagang ini kembali berjualan atau tidak, kita akan melakukan patroli rutin, sehingga saat ditemukan akan langsung kita lakukan tindakan,\" tegas Rector. Sementara itu, terkait dengan penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP Rejang Lebong tersebut dikeluhkan sejumlah PKL, salah satunya Sunardi (34). Menurut Sunardi yang biasa berjualan di Jalan MH Thamrin Kelurahan Air Rambai, penertiban yang dilakukan Satpol PP hanyalah penertiban belaka tanpa adanya solusi bagi mereka. Menurutnya para aparat penegak Perda tersebut tidak memikirkan nasib mereka yang mengandalkan rezeki dari menjadi pedagang kaki lima (PKL). \"Berdagang seperti ini merupakan satu-satunya usaha kami untuk menghidupkan keluarga. Kami berjualan disini karena dengan cara begini jualan kami akan cepat laku,\" aku Sunardi. Ia berharap kedepannya, pemerintah Kabupaten Rejang Lebong memberikan solusi bukan melakukan penertiban. Salah stau solusi yang mereka harapkan adalah disediakannya tempat berjualan untuk para PKL yang ada di Rejang Lebong. (251)
Puluhan PKL Ditertibkan
Selasa 07-04-2015,17:01 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 25-08-2026,12:55 WIB
Simak 7 Tips dan Cara Merawat Sepatu Kulit Agar Tetap Bagus dan Tahan Lama
Selasa 25-08-2026,18:23 WIB
Ini Dia 5 Cara Efektif Mengurangi Nyeri Haid
Selasa 25-08-2026,13:09 WIB
5 Golongan Orang yang Selamat di Hari Kiamat Menurut Islam, Apakah Kamu Termasuk?
Selasa 25-08-2026,19:03 WIB
Cara Mudah agar Sholat Khusyuk, Gus Baha: Semua Orang Pasti Bisa
Selasa 25-08-2026,15:17 WIB
Ini Dia 10 Manfaat VCO Untuk Wajah Pilihan yang Aman dan Efektif Perawatan
Terkini
Rabu 26-08-2026,08:55 WIB
Semarak HUT RI ke-81, Astra Motor Bengkulu Gelar Best Games 2026
Rabu 26-08-2026,08:40 WIB
Cuaca Panas Melanda Bengkulu, Instruktur Safety Riding Bagikan Tips Aman Berkendara
Rabu 26-08-2026,08:37 WIB
Cegah TBC dari Sekolah, Poltekkes Kemenkes Bengkulu Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan
Rabu 26-08-2026,08:13 WIB
Poltekkes Kemenkes Bengkulu Edukasi Generasi Muda tentang TBC Lewat Pengembangan Program Desa Sehat
Selasa 25-08-2026,19:03 WIB