TUBEI,BE - Untuk menghindari semakin luasnya areal persawahan atau lahan produktif yang hilang di Kabupaten Lebong akibat alih fungsi lahan menjadi perumahan, Pemerintah Daerah dirasa perlu segera membuat aturan tentang alih fungsi lahan. Hal tersebut dikarenakan dibeberapa areal persawahan terutama di Kecamatan Amen yakni di sekitar desa Suka Rajo dan belakang Terminal Muara Aman dialih fungsikan menjadi perumahan. Selain masalah alih fungsi lahan ini, Anggota DPRD Lebong M Gunadi Mursalin SSos meminta agar aturan tentang pembangunan rumah dikawasan sungai dan sawah segera diterbitkan. \"Untuk kawasan sawah, dengan semakin tingginya jumlah penduduk di Kabupaten Lebong maka otomatis akan menjadikan lahan produktif dijadikan lokasi pemukiman. Agar pengalihan lahan produktif ini tidak menggangu produksi tanaman pangan di Kabupaten Lebong harus adanya aturan yang jelas di daerah mana saja jadi kawasan Pertanian dan di daerah mana saja yang merupakan lokasi pemukiman. Undang-undang sendiri sudah mengatur tata cara pengalih fungsian lahan produktif untuk itu kita di kabupaten harus membuat Peraturan daerah tentang alih fungsi lahan ini,\" ungkapnya. Ditambahkan Gunadi, wilayah yang cukup rawan terjadi alih fungsi lahan produktif yakni di kecamatan Amen, Lebong Utara, Uram Jaya dan sebagian di Kecamatan Lebong Tengah, Lebong Sakti dan Bingin Kuning. \"Kawasan yang paling rawan diantaranya di Kecamatan Amen dan Lebong Utara, karena Pusat Kota berada di dua Kecamatan ini. Otomatis pertumbuhan bisnis juga terjadi di sini. Jika tidak ada penataan yang jelas kita kawatirkan areal persawahan berubah menjadi perumahan,\" terang Gunadi. Terkait persoalan pengaturan sepadan Sungai terutama di sepanjang Sungai Ketahun salah satunya untuk menghindari tejadinya bencana dan menjaga sumber air untuk areal persawahan di Kabupaten Lebong. \"Jika tidak ada pengaturan, kedepanya sepanjang aliran sungai ini akan semakin habis serta dangkal, dan ini tentunya akan berimbas dengan menurunya kualitas air yang selama ini menjadi sumber utama pengairan di Kabupaten Lebong, termasuk jika di sepanjang sungai menjadi pemukiman maka resiko terjadinya bencana akibat luapan air ketahun mejadi lebih tinggi. Sebelum ini terjadi harusnya sudah ada pengaturan sejak dini,\" pungkas politisi Partai Bulan Bintang (PBB)ini.(777)
Sawah Terancam jadi Perumahan
Jumat 27-03-2015,15:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 25-08-2026,18:23 WIB
Ini Dia 5 Cara Efektif Mengurangi Nyeri Haid
Selasa 25-08-2026,19:03 WIB
Cara Mudah agar Sholat Khusyuk, Gus Baha: Semua Orang Pasti Bisa
Selasa 25-08-2026,15:17 WIB
Ini Dia 10 Manfaat VCO Untuk Wajah Pilihan yang Aman dan Efektif Perawatan
Selasa 25-08-2026,17:36 WIB
Pasar Barukoto I Bengkulu Berubah, Kini Jadi Ruang Kuliner dan Nongkrong Baru
Selasa 25-08-2026,15:33 WIB
APJII Bahas Regulasi Internet, Pemkot Bengkulu: Akses Digital Kini Jadi Kebutuhan Dasar
Terkini
Rabu 26-08-2026,13:45 WIB
Program 1.000 Jalan Mulus Mulai Dikerjakan, Pemkot Bengkulu Fokus Benahi Infrastruktur Kota
Rabu 26-08-2026,13:42 WIB
Wali Kota Bengkulu Imbau Warga Waspadai Kabut Asap, Jaga Kesehatan dan Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Rabu 26-08-2026,13:40 WIB
Wali Kota Bengkulu Imbau Warga Stop Pembakaran Hutan dan Lahan
Rabu 26-08-2026,13:38 WIB
Kader PKK Provinsi Bengkulu Dituntut Semakin Aktif, Jambore Jadi Ajang Asah Kemampuan dan Kekompakan
Rabu 26-08-2026,13:35 WIB