MUKOMUKO, BE – Meski di daerah lain mulai melakukan penertiban alat tangkap trawl atau pukat harimau yang digunakan nelayan, tidak demikian dengan Kabupaten Mukomuko. Pasalnya penertiban tersebut akan membuat sengsara para nelayan dan keluarganya. “ Siapa yang mau kasih makan. Jika alat tangkap nelayan diambil dan tanpa ada solusi,” tegas Bupati Mukomuko, Ichwan Yunus. Menurutnya, sebelum dilakukan penertiban. Pemerintah terlebih dahulu harus siap. Dicontohkannya alat tangkap yang dinilai legal berikan kepada nelayan. Yang diduga illegal ditarik. Solusi tersebut dinilai bijak dan tetap memperhatikan masyarakat kecil terutama yang berprofesi sebagai nelayan. Diakuinya, Pemda Mukomuko sangat sulit untuk memberikan solusi seperti menyiapkan seluruh alat tangkap nelayan. Karena membutuhkan anggaran yang sangat besar. “ Jika pemerintah pusat sudah siap untuk mengganti seluruh alat tangkap nelayan. Ya, sah –sah saja penertiban dan alat tangkap yang diduga ilegal diambil. Tetapi, harus ada penggantinya dulu baru diambil,” jelasnya. Ichwan juga menyampaikan dalam waktu dekat akan menyurati Menteri Perikanan dan Kelautan. Yang intinya meminta penertiban alat tangkap nelayan yang diduga melanggar peraturan yang ada agar dilakukan penundaan. Dengan pertimbangan nelayan di daerah tersebut melaut hanya untuk bertahan hidup. “ Mata pencaharian nelayan di daerah ini cukup untuk bertahan hidup bersama keluarganya. Kalau pemerintah belum siap, lebih baik penertiban ditunda,” pungkas Ichwan. (900)
Belum Saatnya Tertibkan Trawl
Selasa 24-03-2015,16:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,11:19 WIB
Begini Cara Cek Penerima Bansos Beras 10 Kg dan BPNT Sembako via HP
Rabu 04-11-2026,11:58 WIB
Cek Zodiakmu! Ini Warna dan Hari Hoki yang Bisa Mendukung Keberuntunganmu Sepanjang November
Selasa 03-11-2026,22:35 WIB
Eks Kapolri Hingga Perwira Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Milik Presiden
Rabu 04-11-2026,12:35 WIB
Pertamina dan SPBU Swasta Kompak Pertahankan Harga BBM Mulai 1 November 2026
Rabu 04-11-2026,10:09 WIB
Menko Yusril Tegaskan Penetapan Tersangka Jenderal LSP Bukan Kasus Makar
Terkini
Rabu 04-11-2026,21:49 WIB
Menantu Diduga Tusuk Ibu Mertua hingga Meninggal di Kaur, Berawal dari Cekcok Penjemputan Anak
Rabu 04-11-2026,16:45 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Dugaan Penyadapan Nomor Gibran
Rabu 04-11-2026,16:05 WIB
Kapolresta Bengkulu Ancam Copot Jabatan Polisi yang Masuk THM
Rabu 04-11-2026,15:56 WIB
Mulai Desember, Seluruh Pengiriman CPO Bengkulu Ditargetkan Wajib Berlabel Asal Daerah
Rabu 04-11-2026,15:51 WIB