BENGKULU, BE - Melonjaknya harga bahan baku kedelai impor membuat ongkos produksi pengrajin tahu tempe di Kota Bengkulu meningkat dari biasanya. Lonjakan harga kedelai yang dipengaruhi oleh pelemahan kurs rupiah tersebut membuat sejumlah pedagang tahu tempe di sejumlah pasar tradisional menipiskan ukuran lauk pauk khas nusantara tersebut. Cakra Nugraha (29), pengrajin tempe yang berdomisili di Kelurahan Tebeng mengatakan, harga komoditas kedelai impor yang ia beli di pasaran saat ini mencapai Rp 7.500 hingga Rp 8.500 per kilogram. Pada waktu normal, para pedagang membeli harga kedelai tersebut dengan harga Rp 6.000 per kilogram. \"Karena harganya meningkat drastis sampai Rp 2.500, kami terpaksa mengecilkan ukurannya. Kalau pun ada teman-teman yang menaikkan harga tidak lebih dari Rp 500. Kalau tidak begitu kami akan kehilangan pelanggan,\" katanya kepada BE saat dijumpai di Pasar Tradisional Percontohan Panorama, kemarin (15/3). Ia menjelaskan, konsumen para pedagang di pasar tradisional umumnya adalah warga yang menjual kembali produk mereka di warung-warung kecil yang menyebar di Kota Bengkulu. Para konsumen tersebut akan sulit menjual kembali hasil produksi mereka bilamana kenaikan harga yang mereka tetapkan terlalu tinggi. \"Para penjual di warung-warung juga kerap mengeluhkan sepinya pembeli kalau harga jualnya masih tinggi. Tapi meski ukuran tahu tempenya lebih tipis, kalau harganya sama, pembeli tetap ada,\" ujarnya. Senada diungkapkan Yuniati (34), pedagang tahu tempe di Pasar Minggu. Ia berharap pemerintah dapat kembali menstabilkan nilai rupiah. Dengan demikian, ukuran tahu tempe yang ia jual dapat kembali kepada ukuran normal. \"Kedelai yang dibeli pedagang ini rata-rata kedelai impor. Jarang pengrajin kita pakai kedelai lokal. Selain karena banyak yang rusak, kedelai lokal juga seringkali cepat membusuk. Mudah-mudahan nilai rupiah bisa kembali menguat,\" demikian Yuni. (009)
Kedelai Naik, Tahu Tempe Mengecil
Senin 16-03-2015,11:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 22-05-2026,10:22 WIB
Usut Dugaan Korupsi Pasar Pagar Dewa, Kejari Bengkulu Geledah Rumah Ketua Koperasi dan Sita 200 Dokumen
Jumat 22-05-2026,17:36 WIB
Gusril Pausi Tabuh Dol, Festival Gurita 2026 Resmi Gebyar Lapangan Merdeka Bintuhan
Jumat 22-05-2026,16:40 WIB
Kebijakan Ekspor Sawit Satu Pintu Diwaspadai, Harga TBS Bengkulu Utara Relatif Stabil
Jumat 22-05-2026,12:54 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Pecinta Honda PCX 160 untuk Riding dan Nongkrong Bareng
Jumat 22-05-2026,17:41 WIB
Rekomendasi BKN Turun, Pemkab Rejang Lebong Batalkan Massal Kelulusan 50 Peserta PPPK 2024
Terkini
Jumat 22-05-2026,17:41 WIB
Rekomendasi BKN Turun, Pemkab Rejang Lebong Batalkan Massal Kelulusan 50 Peserta PPPK 2024
Jumat 22-05-2026,17:36 WIB
Gusril Pausi Tabuh Dol, Festival Gurita 2026 Resmi Gebyar Lapangan Merdeka Bintuhan
Jumat 22-05-2026,17:30 WIB
Lebih dari Satu Dekade Memersatukan Nusantara, Astra Motor Bengkulu Kupas Fakta Seru Honda Bikers Day
Jumat 22-05-2026,17:09 WIB
Regenerasi Organisasi, Kapolda Yudhi Sulistianto Pimpin Langsung Sertijab PBVSI dan INKANAS Bengkulu
Jumat 22-05-2026,17:02 WIB