JAKARTA, BE - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi mengajak seluruh kementerian/ lembaga (K/L) melakukan audit organisasi. Ini agar tidak ada lagi tumpang tindih fungsi dan benturan kewenangan, baik internal maupun eksternal. \"Jangan sampai tumpang tindih kewenangan. Tumpang tindih kewenangan akan berdampak pada biaya ekonomi tinggi karena rantai birokrasi menjadi panjang,\" kata Yuddy di Jakarta, Senin (2/3). Audit organisasi ini penting sejalan dengan kebijakan restrukturisasi organisasi, pemerintah telah menghentikan pengadaan CPNS baru. Dengan moratorium, pemerintah melakukan penghematan anggaran. “Saya berharap semua instansi menyiapkan diri menyikapi kebijakan moratorium dan melanjutkan audit kelembagaan, analisis jabatan (Anjab) dan analisis beban kerja (ABK) dengan cermat,\" tuturnya. Saat ini, lanjut Yuddy, pemerintah memberikan kesempatan untuk formasi tenaga pendidik, kesehatan, dan jabatan fungsional tertentu. Hanya saja, formasi akan diberikan bila instansi telah melakukan audir organisasi, anjab, dan ABK.(esy/jpnn)
Ini Syarat Jatah Formasi CPNS
Selasa 03-03-2015,09:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,14:54 WIB
Geliat Roda Ekonomi di Balik Arus Mudik: Antara Tradisi dan Potensi Kebijakan “Gerak Bersama"
Minggu 22-03-2026,15:25 WIB
Pawai Obor Terangi Kota Manna
Minggu 22-03-2026,14:56 WIB
Warga Membludak, Yasinan Massal di TPU Gunung Selan Kian Semarak
Minggu 22-03-2026,15:07 WIB
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi pada 24 sampai 29 Maret 2026
Minggu 22-03-2026,15:22 WIB
Kebakaran Hebohkan Warga di Kebun Keling Bengkulu, Rumah dan PAUD Ludes Dilalap Api
Terkini
Minggu 22-03-2026,17:43 WIB
Garuda Indonesia Hentikan Operasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu
Minggu 22-03-2026,17:09 WIB
Propam Polda Bengkulu Ingatkan Anggota Jaga Disiplin dan Maksimalkan Pelayanan ke Masyarakat
Minggu 22-03-2026,17:06 WIB
Akui Kesalahan Terdakwa Kasus Koripso Batubara Siap Kembalikan KN Rp159 M
Minggu 22-03-2026,17:02 WIB
Pemerintah Pastikan Haji 2026 Aman, CJH Bengkulu Diminta Tak Terpengaruh Isu Global
Minggu 22-03-2026,16:59 WIB