KARANG TINGGI, BE - Program bantuan perusahaan pertambangan di Bengkulu Tengah harus jelas. Tujuannya agar dapat membantu masyarakat sekitar pertambangan. Untuk itu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Tengah merancang Peraturan Daerah (Perda) CSR Pertambangan Batubara. Anggota komisi III DPRD Bengkulu Tengah Saharudin SSos menjelaskan, selama ini pelaksanaan CSR perusahaan tambang tidak nampak hasilnya. Sehingga, banyak terjadi gejolak ditengah-tengah masyarakat, yang memprotes rusaknya jalan akibat aktifitas pertambangan. \"Pelaksanaan itu harus jelas, agar tidak ada gejolak apakah CSRnya digunakan untuk perbaiki jalan ataupun hal lainya. Supaya itu berjalan harus ada aturan yang mengingatnya,\" tegas Saharudin. Pria yang akrab disapa Hol ini mengatakan, DPRD merancang pembentukan Perda CSR Pertambangan Batubara. Supaya pelaksanaan CSR masing-masing perusahaan pertambangan yang beroperasi di Bengkulu Tengah, dapat diketahui dengan jelas. \"Permainan (Kongkalikong) pelaksanaan program CSR setiap tahunnya, harus dihindari,\" tegasnya. Sebelumnya, ketua DPRD Bengkulu Tengah Tarmizi menyatakan, anggota DPRD Benteng saat ini tengah merancang pembentukan Perda CSR Tambang. Menurut Tarmizi, Perda CSR Tambang nantinya akan mengatur terkait penyaluran CSR, serta tanggungjawab yang dibebankan kepada perusahaan. Khususnya terhadap pemeliharan pedesaan yang berada dilingkungan pertambangan. Tidak dapat dipungkiri aktifitas pertambangan batubara yang banyak beroperasi di Kabupaten Bengkulu Tengah sejauh ini, belum memberikan sumber pendapatan asli daerah (PAD) secara makmisal untuk daerah. Selain belum adanya Perda pengaturan, izin pertambangan juga masih melaksanakan perizinan dari Kabupaten Bengkulu Utara. Karena perusahaan tambang mulai beroperasi kala Bengkulu Tengah belum menjadi daerah otonom. \"Ya kita juga akan mengecek terlebih dahulu, saya sudah perintahkan komisi terkait untuk melakukan hearing dengan eksekutif terkait dengan pendataan perizinan perusahaan pertambangan ini,\" tegas Tamizi. Dengan adanya Perda CSR Tambang nantinya, diharapkan ada kontribusi pembangunan baik ke pemerintah daerah maupun kepedesan, yang berada dikawasan tambang. Sehingga, masyarakat Bengkulu Tengah dapat merasakan dan menikmati eksploitasi sumber daya alam Bengkulu Tengah yang telah dikeruk selama berpuluh-puluh tahun tersebut. (320)
Program Bantuan Tambang Harus Jelas
Senin 02-03-2015,17:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 11-06-2026,21:05 WIB
Implementasi Kerja Sama, Ketua Prodi Jurnalistik FISIP UNIB Jadi Narasumber Seminar Internasional
Kamis 11-06-2026,15:51 WIB
Gubernur Helmi Hadiri Pemakaman Orangtua Bupati Seluma dan Senator Destita
Kamis 11-06-2026,16:10 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Siswa Sekolah Binaan Berkarya Lewat Konten Sustainable Living Saat Libur Sekolah
Kamis 11-06-2026,15:45 WIB
Orangtua Senator Destita dan Bupati Seluma Tutup Usia, Dimakamkan di Kampung Halaman Desa Kembang Mumpo
Jumat 12-06-2026,10:45 WIB
Pendaftaran AHM Best Student 2026 Dibuka, Astra Motor Bengkulu Ajak Gen Z Ciptakan Inovasi untuk Negeri
Terkini
Jumat 12-06-2026,13:22 WIB
Dishub Bengkulu Tegaskan Tarif Parkir Festival Tabut 2026 Sesuai Perda, Jukir Nakal Terancam Sanksi
Jumat 12-06-2026,13:19 WIB
PMI Kota Bengkulu Gelar Donor Darah Massal, 100 Pendonor Pertama Dapat Beras Premium Gratis
Jumat 12-06-2026,13:13 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Semarakkan Festival Tabut 2026, Siap Hadirkan Beragam Atraksi Budaya
Jumat 12-06-2026,13:03 WIB
Marak Akun Palsu dan WhatsApp Bodong Catut Nama Pejabat Pemkot Bengkulu, Masyarakat Diminta Waspada
Jumat 12-06-2026,12:41 WIB