Ini pelajaran bagi maling sepeda di mana pun Anda berada. Jangan coba-coba mencuri sepeda mahal karena terlalu gampang ketahuan dan tertangkapnya. Di Amerika Serikat, maling sepeda eksklusif Specialized S-Works McLaren Tarmac langsung ditahan polisi dalam hitungan 48 jam. Kejadiannya pagi-pagi pada 2 Februari lalu. Pintu kaca kantor pusat Specialized di Morgan Hill, California, dipecah. Maling lantas menggondol dua sepeda spesial yang dipajang di lobi utama. Yang pertama adalah McLaren Tarmac nomor 001 dari 250 milik pribadi Mike Sinyard, pendiri perusahaan. Yang kedua adalah S-Works Tarmac bersejarah, yang dikendarai pembalap Polandia Michal Kwiatkowski, peraih gelar juara dunia di pengujung musim 2014. Rekaman video CCTV menunjukkan maling mengangkut dua sepeda bernilai total USD 44 ribu (Rp 550 juta) itu dengan menggunakan sebuah Honda CR-V. Konyolnya, para maling benar-benar tidak paham bahwa tidak mudah menjual sepeda-sepeda spesial tersebut. Dan ternyata, mereka menawarkannya ke sebuah diler Specialized lokal. Sang pemilik diler langsung merasa ada yang janggal, lalu melaporkan ke polisi, yang sudah aktif melakukan penyelidikan. Kabarnya, dua sepeda itu hanya ditawarkan seharga USD 1.000 atau sekitar Rp 12,5 juta per buah. Pada 3 Februari, seorang detektif lantas pura-pura menjadi peminat dan menemui seorang perempuan, Kannadi Ridenour, 26, di sebuah pusat perbelanjaan. Ridenour mengaku kedua sepeda ada di rumahnya. Polisi pun melakukan penggerebekan. Di rumah itu, polisi juga menemui Ryan Balestrini, 34, yang ternyata juga diburu polisi karena pelanggaran lain. Pada akhirnya, Ridenour ditangkap karena pencurian plus kepemilikan obat-obat terlarang. Balestrini juga ditahan karena pencurian, kepemilikan obat-obat terlarang, plus pelanggaran masa percobaan dari tindakan sebelumnya. Akhir pekan lalu, sepeda-sepeda itu sudah kembali ke Specialized. ”Dua sepeda ini adalah produk (khusus) yang kami pajang di lobi kami untuk dinikmati masyarakat dan tamu ketika berkunjung. Kami senang mereka telah kembali dan sangat mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan Kepolisian Morgan Hill,” kata Mike Sinyard seperti dilansir media setempat, Morgan Hill Times. (nur/c10)
Embat Sepeda Mahal, Kesulitan saat Jual
Selasa 10-02-2015,09:08 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB
Jurusan Kehutanan UNIB Dampingi Petani Hutan, Ubah Limbah Kulit Kopi Menjadi Produk Bernilai Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Terkini
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB