BENGKULU, BE - Seringkali mendapat kecaman dari DPRD Kota Bengkulu atas tindakan represif yang kerap dilakukan saat penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu mulai bertindak manusiawi. Alih-alih melakukan perampasan paksa, penertiban yang dilakukan Korps Penegak Perda (Peraturan Daerah) ini kemarin (9/2) berlangsung tertib, tanpa kekerasan. \"Saya jualan di sini karena memang tidak ada tempat lagi ingin berjualan di tempat yang lain. Kalau di suruh ke Pasar Barukoto jauh, dan kalau sudah siang sepi. Beruntung Satpol PP tidak menyita semua dagangan saya seperti yang sering mereka lakukan selama ini. Coba dari dulu mereka bersikap manusiawi,\" kata Laila (38), salah satu PKL yang berjualan ikan di emperan Pasar Minggu. Sementara nada sinis disampaikan Khairul (26), terhadap Satpol PP Kota Bengkulu yang menyita payungnya. Ia mengatakan, tak pernah sedari kecil ia bercita-cita untuk menjadi PKL dan menjadi bulan-bulanan korps berbaju hijau tersebut. \"Jangan main rampas saja. Kami ini kan sedang berupaya mencari nafkah dengan jalan yang halal. Kecuali kalau pemerintah punya solusi untuk kami. Saya tidak akan mengambil payung saya yang disita. Cukup saya do\'akan saja supaya Satpol PP mendapatkan hidayah,\" ujarnya ketus. Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Jahin Liha Bustami SSos, mengatakan, saat ini mereka masih mengedepankan cara-cara persuasif dalam melakukan penertiban. Namun ia berharap kepada para PKL agar tidak salah dalam menilai sikap lunak yang dilakukan Satpol PP Kota Bengkulu saat ini. \"Pokoknya selama masih ada yang berjualan di jalur hijau akan kita tertibkan hingga bersih. Sementara ini kita sita payungnya dulu agar ada efek jera. Kalau masih lagi berjualan dagangannya yang kita angkut. Kalau masih lagi orangnya yang kita angkut,\" ucap Jahin. Pun demikian, Jahin memberikan apresiasi kepada para PKL yang sebagian besar mulai tertib dalam memilih lokasi berjualan. Namun ia berkomitmen untuk mencegah kembali menjamurnya PKL di badan-badan jalan di kawasan Pasar Minggu tersebut. \"Sejauh yang kita lihat sebagian besar PKL yang ada di kawasan Pasar Minggu sudah cukup tertib. Tadi kita susuri mereka di sepanjang Jalan KZ Abidin I, Jalan KZ Abidin II dan kawasan PBK, hanya 4 payung yang kita sita,\" demikian Jahin. (009)
Satpol PP Bertindak Manusiawi
Selasa 10-02-2015,00:33 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,13:29 WIB
Warga Tangkap Terduga Begal di Sindang Kelingi, Satu Pelaku Kabur
Minggu 29-03-2026,17:54 WIB
Korsleting Listrik Dominasi Kasus Kebakaran di Bengkulu, 25 Insiden Terjadi Awal 2026
Minggu 29-03-2026,19:02 WIB
Pantai Zakat Jadi Primadona Libur Lebaran, Wisatawan Nikmati Serunya Bermain Air
Terkini
Minggu 29-03-2026,20:10 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat Tembus 213 Ribu Kendaraan
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,19:41 WIB
Dua Remaja Hanyut di Sungai Lubuk Langkap, Satu Selamat Satu Masih Dalam Pencarian
Minggu 29-03-2026,19:38 WIB