PINANG BELAPIS, BE - Beberapa Penambang emas tradisional di Desa Tambang Sawah, Ketenong I dan Ketenong 2 Kecamatan Pinag Belapis mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten Lebong mengusulkan peninjauan kembali terhadap patok batas yang ditetapkan Balai Taman nasional Kerinci Sebelat (TNKS). Sebab patok TNKS itu dianggap warga membingungkan serta menghilangkan sebagian hak warga atas tanah dilokasi TNKS tersebut. \"Sebelum ditetapkannya TNKS oleh Pemerintah RI tahun 1999, tidak ada permasalahan yang dihadapi oleh penambang emas tradisional disini. Tetapi sekarang dengan adanya TNKS Penambang emas kesulitan, ini terjadi karena patok TNKS tidak jelas dan tidak sesuai dengan patok yang ditetapkan oleh Belanda dulu,\'\' kata Saiful yang merupakan salah satu penambang tradisional di Desa Tambang Sawah saat dikonfirmasi BE kemarin. Sekarang malah ada patok yang terpasang dibelakang rumah, kebun masyarakat maupun persawahan. Nah tentunya ini merugikan masyarakat, untuk itu kami berharap agar permasalahan ini dapat diperjuangkan. Dikatakannya, kegiatan penambangan tradisional oleh warga sudah berlangsung sebelum adanya penetapan batas TNKS. Bahkan sekitar 60 persen warga Tambang Sawah menggantungkan hidupnya dari kegiatan penambangan tradisonal. Warga yang melakukan penambangan ini bukan mencari kekayaan tetapi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bahkan Pelaku penambangan ini bukan hanya warga setempat tetapi ada juga yang datang dari seluruh daerah di Lebong. Biasanya aktifitas penambangan ini berlangsung setelah musim panen atau musim paceklik seperti saat ini. \'\'Jadi harapan kita agar kegitan penambangan ini tidak dilarang. Jika penambangan tidak diperbolehkan di areal TNKS seharusnya pihak TNKS memberikan penjelasan didaerah manasaja yang bukan kawasan TNKS, sehingga warga tidak mengalami ketakutan akan ditangkap seperti\\kejadian beberapa waktu yang lalu,\" kata Saiful.(777)
Penambang Minta Tinjau Patok TNKS
Senin 26-01-2015,16:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 08-07-2026,11:04 WIB
Tak Perlu Bingung Cari Promo Honda, Tanya AMANDA untuk Semua Informasi Motor Honda
Rabu 08-07-2026,15:22 WIB
Pemprov Bengkulu Kumpulkan Bos Tambang Batu Bara, Truk Over Tonase Jadi Sorotan
Rabu 08-07-2026,12:27 WIB
Gebyar Semarak Merah Putih Siap Digelar, UMKM, Job Fair hingga Pasar Murah Meriahkan HUT RI di Bengkulu
Rabu 08-07-2026,15:46 WIB
DLHK Siapkan 700 Bibit, Hutan Santri Segera Hadir di Pesantren Makrifatul Ilmi
Rabu 08-07-2026,15:08 WIB
Pemkot Bengkulu Wajibkan Pemutaran Indonesia Raya Dua Kali Sepekan, Dilanjutkan Mars Kota Bengkulu
Terkini
Rabu 08-07-2026,23:44 WIB
Tiga Bakal Calon Kembalikan Berkas, Perebutan Kursi Ketua PWI Bengkulu Mengerucut
Rabu 08-07-2026,23:38 WIB
Marsal Abadi Resmi Daftar Balon Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Sukatno Balon DK
Rabu 08-07-2026,15:50 WIB
Puluhan Anak Ikut Khitan Gratis, IKM Bengkulu Selatan Perkuat Tradisi Berbagi
Rabu 08-07-2026,15:46 WIB
DLHK Siapkan 700 Bibit, Hutan Santri Segera Hadir di Pesantren Makrifatul Ilmi
Rabu 08-07-2026,15:43 WIB