BENGKULU, BE - Pemeriksaan terhadap 5 saksi dugaan korupsi pengerukan yang dilakukan PT Pelindo II batal dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu pada Kamis (15/1). Batalnya pemeriksaan ini bukan karena mereka mangkir, dikarenakan kelima saksi ini tidak membawa dokumen pendukung yang berkaitan dengan pengerukan PT Pelindo II. Sehingga Kejari terpaksa memanggil ulang mereka tangal 21 Januari nanti. \"Mereka datang memenuhi panggilan Kejari, namun mereka tidak membawa dokumen pendukung pengerukan yang sangat diperlukan tim penyidik. Mereka ini dibilang mangkir tidak datang, ada suratnya sibuk , memenuhi pangilan namun tidak membawa dokumen yang diminta Kejari. Tapi mereka tadi janji akan membawa dokumen pengerukan pada pemanggilan selanjutnya,\" kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu, Wito SH MHum. Ditambahkannya, jika pada tanggal 21 nanti tetap tidak membawa dokumen apalagi mangkir, tidak ada alasan lagi untuk lima saksi Pelindo tersebut. Sementara itu untuk semakin cepat mengusut kasus dugaan korupsi yang dilakukan PT Pelindo II ini tim penyelidik Kejari tanggal 22 akan melakukan cek fisik ke Pelabuhan Pulau Baai. Tim penyelidik Kejari bersama pengguna penyedia yang terdiri dari pengawas lapangan, pengawas pekerjaan dan konsultan termasuk Pelindo dari pusat dan staf ahli akan diajak turun langsung ke lapangan. \"Tanggal 22 nanti jika tidak ada halang rintang tim penyelidik akan langsung turun ke pelabuhan untuk melakukan cek fisik pengerukan yang pernah dilakukan pelindo,\" imbuhnya. Untuk melakukan cek fisik tersebut, Kejari akan bekerja sama dengan angkatan laut untuk sarana kapalnya. Diperlukan kapal tersebut untuk menjelajahi dimana saja titik pengerukan yang dilakukan PT Pelindo. Untuk berapa banyak jumlah kapal yang diperlukan Kejari, tergantung kapasitas kapal dalam memuat penumpang nantinya. Jika memungkinkan tim penyelidik Kejari akan melakukan cek fisik tersebut selama satu hari. \"Selain melibatkan unsur pelabuhan dan Pelindo, Kejari juga akan melibatkan Pemerintah Provinsi dan Kota. Hal ini dilakukan agar semua masyarakat tahu kegiatan yang dilakukan Pelindo seperti apa pada saat terjadi pengerukan tahun 2011 lalu,\" ujar Kajari.(cw4)
Lima Saksi Pelindo Batal Diperiksa
Jumat 16-01-2015,11:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 26-10-2026,14:34 WIB
SP3 Kasus Sawit 1,5 Ton Digugat, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan SKT 1987
Senin 26-10-2026,16:28 WIB
Sekolah di Kota Bengkulu Bakal Dapat Tambahan Panel Interaktif Digital
Senin 26-10-2026,14:01 WIB
Melesat Kencang di Misano, Ramadhipa Tutup Musim dengan Podium
Senin 26-10-2026,14:44 WIB
Peran Pesantren Dinilai Besar, Bapperida Mukomuko Dorong Kebijakan Lebih Berpihak
Senin 26-10-2026,12:56 WIB
Operasi Patuh Nala 2026 di Bengkulu, Helm Tak SNI dan Kendaraan Tanpa TNKB Jadi Perhatian
Terkini
Selasa 27-10-2026,11:55 WIB
Pelindo Ingatkan Warga, Jalan Line 1 Pulau Baai Bukan Tempat Buang Sampah
Selasa 27-10-2026,11:53 WIB
Pelindo Bengkulu Ajak Mahasiswa UNIB Perkuat Masa Depan Maritim Indonesia
Selasa 27-10-2026,11:07 WIB
Target Bedah Rumah 2026 Naik Jadi 400 Ribu Unit, Maruarar Sirait Beberkan Program Rumah Subsidi
Selasa 27-10-2026,11:03 WIB
Nelayan Kecil Masih Terjebak Kemiskinan, KNTI Soroti Program Kampung Nelayan Merah Putih
Selasa 27-10-2026,10:54 WIB