MUKOMUKO, BE - Kecurigaan Komisi I DPRD Kabupaten Mukomuko, terkait adanya dugaan setoran atau fee dari pengusaha pabrik kelapa sawit makin jelas. Ini setelah Ikatan Petani Sawit Mandiri (IPSM) Kabupaten Mukomuko, menyampaikan informasi itu ke legislatif. Sekretaris IPSM , Alazadini menyampaikan adanya dugaan fee kepada oknum pejabat di daerah ini ketika ia menghadiri rapat dalam penetapan harga tandan buah segar (TBS) di Provinsi Bengkulu. “Pada saat itu oknum pejabat di tingkat satu mengatakan ada oknum pejabat di Kabupaten Mukomuko, yang menerima fee terlalu tinggi. Sehingga berimbas kepada harga TBS yang dibeli pabrik,” bebernya. Kendati demikian, kata Alazadini, pihaknya tidak mengetahui pasti oknum pejabat yang dimaksud. Yang jelas dia meminta pihak perusahaan tidak dengan semaunya menurunkan harga TBS. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten, H Badrun Hasani didampingi anggotanya Busril dan Saili mengatakan, kecurigaan pihaknya selama ini semakin terang. Pasalnya beberapa waktu lalu pihaknya menemukan adanya potongan wajib yang tidak jelas yang diberlakukan pihak perusahaan “Yang baru kita ketahui potongan wajib dua persen di PT Karya Sawitindo Mas (KSM). Saat itu pihak perusahaan itu belum menjawab pertanyaan kita saat sidak ke pabrik tersebut. Adanya informasi baru dari IPSM ini berarti kecurigaan kami semakin jelas bahwa ada oknum pejabat yang menerima fee dari perusahaan – perusahaan yang ada di daerah ini,” tegasnya. Menurut Badrun, pihaknya berjanji akan menindaklanjuti terkait hal tersebut. Secara bertahap seluruh perusahaan yang ada di daerah ini akan dipanggil. Terutama PT KSM yang lebih dahulu ditemukan diberlakukannya potongan wajib dua persen yang tidak jelas peruntukannya tersebut. “Ini akan kita tindak lanjuti. Pada masa sidang pertama Tahun 2015, perusahaan/ pabrik yang ada di daerah ini kita panggil. Kita minta mereka (perusahaan) membeberkan dengan jelas. Jikalau benar ada fee. Oknum – oknum pejabat mana saja yang menerima. Apakah ada di kalangan oknum pejabat legislatif, eksekutif, aparat penegak hukum, atau oknum pejabat lainnya. Ini akan kita telusuri dan dipastikan ada tindak lanjut,” janjinya.(900)
Oknum Pejabat Mukomuko Diduga Terima Fee
Selasa 30-12-2014,12:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 17-06-2026,14:19 WIB
Polisi Harus Jadi Solusi, Kapolda Bengkulu Perkenalkan Commander Wish CAMKOHA
Rabu 17-06-2026,14:26 WIB
SPMB Kota Bengkulu Segera Dibuka, Disdikbud Pastikan Seluruh Anak Mendapat Akses Pendidikan
Rabu 17-06-2026,14:13 WIB
DLH Kota Bengkulu Siagakan Petugas dan Armada, Kebersihan Festival Tabut 2026 Jadi Prioritas
Kamis 18-06-2026,12:03 WIB
Perjuangkan Nasib Petani, Wabup Yevri Bahas Replanting Sawit dengan Kementan
Terkini
Kamis 18-06-2026,13:27 WIB
Pemkot Bengkulu Berikan Jaminan Hari Tua dan Perlindungan Sosial bagi PPPK
Kamis 18-06-2026,13:26 WIB
Wali Kota Bengkulu Ajak Masyarakat Berikan Data Jujur dalam Sensus Ekonomi
Kamis 18-06-2026,13:24 WIB
Pemkot Bengkulu Raih WTP Kedelapan Berturut-turut, Bukti Komitmen Kelola Keuangan Transparan
Kamis 18-06-2026,13:22 WIB
Pemprov Bengkulu Kembali Raih WTP, Helmi-Mian Pertahankan Catatan Positif
Kamis 18-06-2026,13:21 WIB