JAKARTA--Secara keseluruhan, penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga 25 Desember telah mencapai 98 persen dari kuota yang dikelola Pertamina. Namun begitu hingga akhir tahun kuota tersebut masih mencukupi bahkan sisa 120 ribu kiloliter (KL). \"Kuota BBM subsidi, termasuk tambahan 1,2 juta kiloliter dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun, bahkan diperkirakan penyaluran Premium lebih rendah sekitar 75 ribu KL dan Solar sekitar 45 ribu kiloliter dari kuota,\" ujar Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/12). Sisa tersebut karena realisasi penyaluran premium dan solar selama periode 22 hingga 25 Desember memiliki tren yang sesuai harapan, bahkan di bawah rata-rata penyaluran normal,\"Penyaluran premium 3,5 persen di bawah rata-rata penyaluran normal, sedangkan solar sekitar 23,8 persen di bawah level normal,\" tuturnya Tren yang sama juga terjadi pada penyaluran Avtur, yaitu sekitar 0,3 persen di bawah level normal. Adapun, penyaluran elpiji (liquid petroleum gas/LPG) masih satu persen di bawah rata-rata penyaluran normal. Pertamina mengaku senang karena masyarakat tidak terlalu boros energi saat liburan akhir tahun,\"Kita harap kedepan terus begitu,\" tuturnya Karen mengaku Pertamina juga sukses menjamin pasokan BBM kepada masyarakat selama Natal 2012 lalu. Disaat Tahun Baru ini Pertamina meningkatkan ketahanan stok BBM-nya,\"Pasokan BBM dan LPG sangat aman dengan ketahanan stok yang kuat sehingga kami berharap masyarakat dapat menikmati masa libur tahun baru\" 2013 dengan tenang,\" tegasnya Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya menambahkan untuk memastikan kelancaran pasokan, Pertamina telah membentuk Posko Satgas BBM dan LPG di Kantor Pusat dan seluruh Kantor Region Pertamina mulai 22 Desember 2012 sampai dengan 8 Januari 2013,\"Mereka itu akan bekerja nonstop 24 jam,\" tuturnya Peningkatan ketahanan stok BBM telah dilakukan melalui optimasi kilang dan impor dan selalu dipantau dengan monitoring stok BBM di seluruh terminal BBM melalui system komputerisasi Sistem Informasi Management Supply & Distribution,\"Pertamina bersama Kementerian ESDM, BPH Migas, dan Hiswana Migas juga membentuk posko satgas bersama,\" lanjutnya Selain itu Pertamina juga memerlukan dukungan pengamanan aparat kepolisian terhadap objek vital penyaluran BBM dan LPG terutama Instalasi, Terminal BBM, SPBU, dan SP(P)BE termasuk Jalur Supply Kilang ke Terminal BBM dan antar Terminal BBM,\"Termasuk dukungan DLLAJR dan satgas Badan Geologi untuk menghadapi kendala seperti macet, longsor dan jalan rusak,\" sebutnya Selama periode tersebut, SPBU dan outlet LPG (SPBU, Indomart dan Alfamart) beroperasi 24 jam, khususnya di jalur-jalur wisata. Untuk itu, Pertamina juga telah berkoordinasi dengan perbankan agar tetap membuka kas untuk menerima setoran BBM di hari libur tertentu,\"Ini supaya distribusi BBM tetap berjalan normal,\" jelasnya. (wir)
BBM Subsidi Sisa 120 Ribu KL
Selasa 01-01-2013,11:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,13:11 WIB
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Babak Baru Pertahanan Maritim RI
Selasa 28-07-2026,13:08 WIB
Memanfaatkan Warisan Bumi Guna Mendongkrak Ekonomi Warga Perbatasan
Selasa 28-07-2026,13:04 WIB
Prabowo Minta Kampus Siapkan SDM dan Riset Dukung B60 hingga Etanol
Selasa 28-07-2026,13:25 WIB
Audiensi dengan Ombudsman RI, Helmi Hasan Dorong Pelayanan Publik Lebih Cepat dan Transparan
Selasa 28-07-2026,13:06 WIB
Kemenpar dan Kemensos Perkuat Akses Pendidikan dan SDM Pariwisata
Terkini
Selasa 28-07-2026,16:25 WIB
Petani di Curup Utara Tewas Bersimbah Darah di Kebun, Polisi Selidiki Pelaku
Selasa 28-07-2026,16:23 WIB
Stok Pangan di Kota Bengkulu Aman, Pemkot Catat Konsumsi Rokok dan Kosmetik Meningkat
Selasa 28-07-2026,16:21 WIB
Fikri Thobari Didakwa Terima Rp2,5 Miliar, Jaksa Ungkap Modus Fee Proyek
Selasa 28-07-2026,16:12 WIB
Peringati Hari Koperasi ke-79, Dinkop UKM Kota Bengkulu Dorong Koperasi Bertransformasi Digital dan Tingkatkan
Selasa 28-07-2026,15:59 WIB