BENTENG, BE - Rusaknya kawasan hutan lindung di Bengkulu Tengah, menimbulkan permasalahan tersendiri bagi Dinas Kehutaan. Terlebih lagi kerusakan tersebut diakibatkan oleh aktifitas masyarkaat untuk berkebun. Perambahan yang terjadi selama ini, kebanyakan dilakukan oleh warga pendatang luar Benteng, yang membuka kebun kopi dikawasan pegunungan liku sembilan. Kepala Dinas Kehutan Durani Usman, mengancam akan mengusir pendatang yang melakukan perambahan dikawasan hutan lindung. \"Kalau nanti benar-benar masuk dalam wilayah hutan lindung kita akan usir karena itu melanggar hukum,\" ungkap Durani. Menurut Durani, tindakan tegas akan diambil pihaknya kepada masyarakat yang lenggar aturan hukum mengenai kawasan hutan lindung. Apalagi pelakunya merupakan warga pendatang yang tentunya tidak terdata dicatatan kependudukan Bengkulu Tengah. \"Data kita menunjukan kebanyakan pendatang, yang membuka kebun dikawasan pegunungan itu,\" tegasnya. Pun demikian, Durani belum dapat memastikan batas waktu pelaksanaan pengusiran paksa para perambah itu. Ia beralasan masih melakukan pendataan di lapangan. \"Kita masih melakukan pendataan saat ini. Jika terbukti melanggar tentukan akan ditindak tegas,\" ucapnya. Selain itu, Durani tidak menampik bila pihak perusahaan pertambangan juga melakukan perusahaan hutan lindung, dengan dampak yang jauh lebih parah. Pasalnya perusahaan pertambangan menggunakan alat berat untuk menggali lahan. \"Untuk perusahaan pertambangan, kita tidak dapat menindak. Sebab mereka mengantongi izin dari Bengkulu Utara sewaktu daerah kita belum dimekarkan, dan izin yang dimiliki juga belum habis,\" tuturnya. (320)
Usir Paksa Perusak Hutan
Selasa 23-12-2014,17:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 12-06-2026,12:41 WIB
Sering Bingung Saat Menyusun Skripsi? Ruang Tuntas Siapkan Pendampingan dan Mentor Berpengalaman
Jumat 12-06-2026,13:13 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Semarakkan Festival Tabut 2026, Siap Hadirkan Beragam Atraksi Budaya
Jumat 12-06-2026,13:22 WIB
Dishub Bengkulu Tegaskan Tarif Parkir Festival Tabut 2026 Sesuai Perda, Jukir Nakal Terancam Sanksi
Jumat 12-06-2026,17:55 WIB
Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera, SOP dan Laporan Keuangan Perusahaan Dipertanyakan
Jumat 12-06-2026,11:57 WIB
Gedung Dispora Bengkulu Selatan Rusak Parah, ASN Khawatir Keselamatan Kerja
Terkini
Jumat 12-06-2026,22:34 WIB
Terkait Kasus Dugaan Investasi Bodong, PT Pelabuhan Tanjung Priok Berikan Klarifikasi
Jumat 12-06-2026,17:55 WIB
Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera, SOP dan Laporan Keuangan Perusahaan Dipertanyakan
Jumat 12-06-2026,17:52 WIB
Wakapolda Bengkulu Cek Kesiapan Pasukan dan Peralatan Dalmas, Tegaskan Pengamanan Aksi Harus Humanis
Jumat 12-06-2026,17:43 WIB
Korban Dugaan Investasi Bodong Capai Ratusan Orang, Terlapor Belum Diamankan
Jumat 12-06-2026,17:41 WIB