BENGKULU, BE - Ketua Dewan Pembina MMD Initiative Bengkulu, Dr H Ridwan Mukti MH, mengatakan, pengembangan pelabuhan Pulau Baai sebagai pelabuhan internasional patut diapresiasi. Namun ia menegaskan, rakyat yang berada di kawasan tersebut, khususnya RW 2 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu, yang bakal terkena dampak pengembangan pelabuhan berhak atas kompensasi berupa kesejahteraan. \"Tak bisa dipungkiri bahwa darat, laut dan udara kita semua harus dikembangkan kepada taraf internasional. Tapi jangan diabaikan esensi kita berpemerintah adalah untuk mensejahterakan rakyatnya. Pelabuhan harus dikembangkan dan rakyat yang ada di kawasan tersebut berhak atas kompensasi kesejahteraan,\" kata Ridwan. Jebolan Universitas Islam Indonesia (UII) ini opmitis, adanya kompensasi kesejahteraan tersebut akan meredam resistensi masyarakat setempat. Dengannya, rakyat berhak atas pemukiman yang layak dan bersertifikat, berhak untuk menjalankan profesi mereka sebagai nelayan dengan tenang dan berhak atas hak-hak dasar lainnya yang selama ini telah diatur dalam konstitusi kehidupan berpemerintah. \"Sepanjang rakyat dikompensasikan untuk hidup sejahtera, saya yakin masyarakat tidak akan menolak pengembangan pelabuhan Pulai Baai sebagai pelabuhan internasional, tidak akan ada yang resisten,\" ungkap Ridwan. Namun mantan anggota DPR RI dua periode ini tak menampik bahwa persoalan pembebasan lahan selalu menemui kendala yang serius. Diantaranya adalah tidak sampainya kompensasi dari negara bagi masyarakat yang berada di lahan bersengketa. \"Yang sering terjadi adalah sebenarnya negara sudah mengalokasikan dana kompensasi untuk setiap proses ganti rugi lahan di wilayah yang akan dikembangkan, namun masyarakat tidak mendapatkan kompensasi tersebut,\" ucapnya. Untuk menghindari konflik horizontal yang mungkin terjadi dalam proses pengembangan pelabuhan tersebut, peraih Penghargaan Meretas Daerah Tertinggal Award Kabupaten Musi Rawas tahun 2008 ini mengimbau agar semua pihak-pihak yang terkait untuk segera kembali duduk bersama. \"Saya kira solusinya saat ini adalah keterbukaan masing-masing pihak atas perkara ini. Lakukan dialog dengan duduk bersama. Saya kira dengan keterbukaan dan kejujuran masing-masing pihak, pasti akan ada solusi yang bisa diterima bersama,\" tutupnya. (009)
Warga Sumber Jaya Berhak Atas Kompensasi
Senin 22-12-2014,11:25 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 05-10-2026,11:41 WIB
6 Weton Diprediksi Paling Beruntung Oktober 2026, Minggu Legi hingga Jumat Wage Kebanjiran Rezeki
Senin 05-10-2026,11:13 WIB
Angelina Jolie Ungkap Kehancuran Gaza dari Citra Satelit, John Herdman Serukan Bantuan Palestina
Senin 05-10-2026,10:17 WIB
Marsal Abadi Pimpin PWI Bengkulu, Sukatno Jadi Ketua Dewan Kehormatan, Ini Pesan Helmi Hasan
Senin 05-10-2026,10:13 WIB
Marsal Abadi dan Pengurus PWI Prov Bengkulu Periode 2026-2031 Dilantik
Terkini
Senin 05-10-2026,15:29 WIB
Olah Sekitar 2 Ton Sampah Organik per Bulan, Budidaya Maggot di Bengkulu Terintegrasi dengan Ternak Bebek
Senin 05-10-2026,15:22 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Temui OJK Bengkulu, Bahas Penguatan BPRS Fadilah
Senin 05-10-2026,14:55 WIB
Kejari Bengkulu Periksa Mantan Wakil Wali Kota Patriana Sosialinda soal Pasar Pagar Dewa
Senin 05-10-2026,14:10 WIB
Diduga Hendak Transaksi Ganja 2 Kg, Warga Ratu Samban Ditangkap dan Satu Pria Kabur
Senin 05-10-2026,14:04 WIB