MUKOMUKO, BE – Masyarakat di Kabupaten Mukomuko, khususnya warga di Desa Ranah Karya, mempertanyakan kejelasan penetapan hutan produksi terbatas (HPT). Pasalnya secara mendadak bisa berubah masuk di HPT, yang beberapa tahun lalu tidak. “Sekitar 7 tahun lalu pihak kehutanan mengatakan lahan kas desa masih sangat jauh mencapai satu kilo lebih. Tetapi, baru – baru ini sudah berubah. Dan, lokasi kebun kas desa dengan luas 15 hektar sudah masuk kawasan HPT sungai Kiang,” ujar Kades Ranah Karya, Nasution dikonfirmasi Bengkulu Ekspress, kemarin. Meskipun wilayah itu secara mendadak berubah masuk dalam kawasan HPT, ia bersama warga tetap berpedoman pada penetapan yang lama. Karena lokasi itu sudah diterbitkan SKT, dan sudah puluhan juta rupiah uang masyarakat yang dikumpulkan secara swadaya habis untuk membersihkan lokasi, pembuatan jalan dan lainnya. Patok yang lama ada dan dipasang patok yang baru. “Kami tetap berpedoman patok yang lama. Dalam waktu dekat ini saya akan mendatangi dinas kehutanan. Supaya lebih memperjelas atas penetapan kawasan HPT tersebut. Laporan lisan ke DPRD sudah disampaikan,” lanjut Kades. Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko, Armansyah ST mengaku telah menerima informasi terkait persoalan tersebut. Dia meminta dinas terkait memperjelas batas antara kawasan hutan dengan lahan perkebunan milik rakyat. Jikalau benar adanya perubahan patok batas kawasan hutan, pastinya ada dasar aturannya berupa surat keputusan dari Kementerian Kehutanan. “ Harus ada kejelasan sebenarnya patok batas kawasan hutan itu dimana. Supaya masyarakat tidak ragu untuk mengolah lokasi tersebut,” pungkasnya. (900)
Kawasan HPT Bisa Berubah?
Selasa 16-12-2014,17:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 26-05-2026,14:59 WIB
Plh Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing Salat Idul Adha di Masjid Merah Putih
Selasa 26-05-2026,14:21 WIB
Motor Mogok Padahal Tangki Penuh? Ini 7 Penyebab Utama Menurut Astra Motor Bengkulu
Selasa 26-05-2026,13:41 WIB
Sembilan Kali Keluar Masuk Penjara, Residivis Curanmor Kelas Kakap BS Diringkus Jatanras Polda Bengkulu
Selasa 26-05-2026,14:00 WIB
Andy Wijaya Sebut Kesuksesan Ramadhipa di Barcelona Bukti Sahih Keberhasilan Pembinaan Berjenjang AHM
Selasa 26-05-2026,14:52 WIB
Usut Dugaan Korupsi Proyek Pasar Rp700 Juta, Tim Penyidik Kejari Bengkulu Tengah Geledah Kantor Disdagperinkop
Terkini
Selasa 26-05-2026,15:03 WIB
Bapenda Kota Bengkulu Intensifkan Strategi Dongkrak PAD Melalui Digitalisasi dan Pengawasan Pajak
Selasa 26-05-2026,14:59 WIB
Plh Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing Salat Idul Adha di Masjid Merah Putih
Selasa 26-05-2026,14:57 WIB
Pemkot Bengkulu Mulai Distribusikan Sapi Kurban ke Berbagai Masjid di Kota Bengkulu
Selasa 26-05-2026,14:52 WIB
Usut Dugaan Korupsi Proyek Pasar Rp700 Juta, Tim Penyidik Kejari Bengkulu Tengah Geledah Kantor Disdagperinkop
Selasa 26-05-2026,14:48 WIB