BENTENG, BE - Rencana Anggaran Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) ditahun 2015 mengalami peningkatan cukup signifikan. Dari sebelumnya dikisaran Rp 500 Milliar lebih menjadi Rp 627 Milliar. Peningkatan itu terjadi berkat pemasukan dan pengelolaan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) diberbagai sektor. \"Yadari Platfom Anggaran Sementara (PAS) memang anggaran difokuskan untuk pembangunan, namun tidak sampai 50 persen,\" ungkap Ketua Banggar Hanaldin. Hanaldin mengatakan, untuk anggaran tersebut memang meningkat. Namun hampir setengah dari total anggaran untuk keperluan belanja pegawai (urusan wajib). Akibat kondisi itu, Pemda terpaksa memangkas anggaran masing-masing SKPD, untuk menunjung kebutahan program pembangunan insfrastruktur. \"Untuk sementara kita sepakati rancangannya. Nanti masih menunggu nota pengantar dari bupati, kemudian dilanjutkan dengan pandangan fraksi, nanti masih bisa berubah jumlah anggaran,\" ungkap Hanaldin. (320)
RAPBD Benteng Rp 627 Milliar
Senin 15-12-2014,18:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 12-06-2026,12:41 WIB
Sering Bingung Saat Menyusun Skripsi? Ruang Tuntas Siapkan Pendampingan dan Mentor Berpengalaman
Jumat 12-06-2026,13:13 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Semarakkan Festival Tabut 2026, Siap Hadirkan Beragam Atraksi Budaya
Jumat 12-06-2026,10:45 WIB
Pendaftaran AHM Best Student 2026 Dibuka, Astra Motor Bengkulu Ajak Gen Z Ciptakan Inovasi untuk Negeri
Jumat 12-06-2026,11:57 WIB
Gedung Dispora Bengkulu Selatan Rusak Parah, ASN Khawatir Keselamatan Kerja
Jumat 12-06-2026,10:58 WIB
Beli Motor Honda Kini Lebih Mudah Lewat Aplikasi Motorku X
Terkini
Jumat 12-06-2026,22:34 WIB
Terkait Kasus Dugaan Investasi Bodong, PT Pelabuhan Tanjung Priok Berikan Klarifikasi
Jumat 12-06-2026,17:55 WIB
Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera, SOP dan Laporan Keuangan Perusahaan Dipertanyakan
Jumat 12-06-2026,17:52 WIB
Wakapolda Bengkulu Cek Kesiapan Pasukan dan Peralatan Dalmas, Tegaskan Pengamanan Aksi Harus Humanis
Jumat 12-06-2026,17:43 WIB
Korban Dugaan Investasi Bodong Capai Ratusan Orang, Terlapor Belum Diamankan
Jumat 12-06-2026,17:41 WIB