BENGKULU, BE - Pemerintah Provinsi Bengkulu menjamin tidak akan terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari saat ini hingga memasuki tahun baru 2015 mendatang. Stok terdapat di PT Pertamina Cabang Bengkulu mulai menipis, maka Pemprov akan meminta agar Pertamina untuk menambahnya, meskipun harus diambil dari kuota atau jatah Bengkulu untuk 2015. \"Masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan, karena pemerintah tidak akan membiarkan terjadinya kekosongan BBM,\" tegas Plt Sekda Provinsi Bengkulu, Drs H Sumardi, kemarin. Terkait informasi dari PT Pertamina bahwa stok untuk Provinsi Bengkulu akan habis menjelang akhir tahun ini, Sumardi menyatakan pihaknya akan meminta penjelasan resmi dari Pertamina. Sebab, saat rapat bersama Kapolda, Pertamina dan Pemerintah Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu, pihak Pertamina menggayakan stok BBM baik premium maupun solar akan aman hingga pergantian tahun. \"Kalau memang stoknya sudah mulai menipis, nanti akan kita tinjau ke Pertamina. Tapi yang perlu diketahui masyarakat adalah tidak akan terjadi kelangkaan, karena pemerintah akan terus berupa untuk mengatasi,\" ungkapnya. Ia juga meminta masyarakat tidak terpancing dengan adanya isu bahwa BBM akan langka, sehingga memicu masyarakat untuk mengantre secara berulang-ulang kali. Karena antre yang berulang kali itulah yang menyebabkan BBM akan cepat habis, baik dilakukan oleh masyarakat untuk keperluan pribadi, maupun oknum untuk mencari keuntungan. \"Masyarakat tidak perlu panik, sehingga mengantre berulang kali. Cukup gunakan BBM sesuai dengan kebutuhan saja,\" pintanya. Kendati demikian, Sumardi juga mengakui memang terjadi peningkatan konsumsi. Hal tersebut disebabkan adanya peningkatan volume kendaraan di Provinsi Bengkulu. Namun kenaikan jumlah kendaraan tersebut juga diikuti dengan meningkatnya kuota yang diberikan oleh Pertamina. \"Peningkatannya sekitar 5 persen setiap tahunnya. Jika dalam tahun berjalan kuotanya sudah habis, maka akan digunakan kuota untuk tahun berikutnya, yang pasti stok BBM tidak boleh terjadi kekosongan,\" tuturnya. Selain meningkatnya jumlah kendaraan, banyak BBM bersubsidi yang dimanfaatkan oleh industri atau perusahaan juga menyebabkan stok BBM cepat habis. Karena menurutnya, tidak bisa dipungkiri bahwa selama ini perusahaan yang ada di Bengkulu lebih banyak secara diam-diam membeli BBM bersubsidi dibandingkan dengan BBM khusus untuk industri atau non subsidi. \"Selain jangan panik, saya juga mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untuk mengawasi penyaluran BBM ini, agar jangan sampai hanya menguntungkan perusahaan tapi malah merugikan masyarakat,\" ajaknya.(400)
Stok BBM Dijamin Aman
Senin 15-12-2014,10:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-04-2026,19:26 WIB
Bank Tanah dan Pemkot Bengkulu Teken MoU, Dorong Optimalisasi Lahan untuk Pembangunan dan Kesejahteraan
Kamis 02-04-2026,14:34 WIB
Angin Segar, Gubernur Bengkulu Terbitkan SE Larang Bupati/Walikota Pecat PPPK, Ini Poin Pentingnya
Kamis 02-04-2026,15:17 WIB
Empat Rumah di Rejang Lebong Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp465 Juta
Kamis 02-04-2026,14:40 WIB
Pasar Panorama dan Pasar Minggu Kembali Semrawut, Asisten II Perintahkan Satpol PP Bergerak
Kamis 02-04-2026,15:24 WIB
Kadis Perpustakaan Bengkulu Selatan Baru Dilantik, Kadis Dukcapil Menunggu
Terkini
Kamis 02-04-2026,17:05 WIB
Sidang Lanjutan Korupsi Batu Bara Kian Panas, Ahli Bongkar Celah Dakwaan Jaksa
Kamis 02-04-2026,15:56 WIB
Pelindo Siapkan 215 Hektare Kawasan Industri di Pulau Baai, Bengkulu Dibidik Investor Asing
Kamis 02-04-2026,15:51 WIB
Pemerintah Salurkan Ratusan Ton Beras dan Minyak Goreng ke 25.173 Warga Bengkulu Selatan
Kamis 02-04-2026,15:45 WIB
10 Personel Kodim 0408/BS Naik Pangkat, Satu Purna Tugas
Kamis 02-04-2026,15:24 WIB