BENGKULU, BE - Lailatul Kadri (42), suami dari Dewi Asmara (35), salah satu korban dugaan penipuan CPNS kategori II yang dilakukan oleh Me, mantan Kepala Puskesmas Taba Lagan, Benteng, mendatangi gedung Reskrim Polda Bengkulu, Selasa (9/12) kemarin. Kedatangannya warga Desa Bukit, Talang Empat, Bengkulu Tengah (Benteng) itu, guna mencari tahu sejauh mana proses penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik Polda dalam menggeber kasus yang diduga melibatkan Pejabat Benteng ini. \"Saya datang ke sini (Polda) untuk mempertanyakan kasus orang rumah (istri). Saya sudah diperiksa 1 kali dan istri sudah 2 kali. Saat ini kami tak ada dihubungi lagi, kami ingin tahu perkembangannya,\" sampai Kadri, ditemui BE, kemarin. Lebih lanjut dikatakan Kadri, ia berharap kasus ini segera diselesaikan dan uang yang yang telah diserahnya kepada Me segera dikembalikan. Menurutnya, hingga saat ini tak ada etikat baik dari terlapor dalam menghadapi kasus ini. \"Saya minta uang saya Rp Rp 82 juta dikembalikan. Saat itu saya serahkan uang itu kepada dia (Me) dan ada tanda buktinya. Dia yang menawarkan dan dia juga yang menerima,\" katanya. Sementara itu, Kapolda Bengkulu Brigjend Pol Drs M Ghufron MM MSi, melalui Dir Reskrimmum Kombes Pol Dadan SH MH, mengatakan akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas. \"Tak ada halangan dalam kasus ini, saat ini kita masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti. Setelah semuanya dinyatakan lengkap, barulah nantinya kita lakukan gelar perkara dan tetapkan tersangkanya,\" tandas Dadan, kemarin. Sekedar mengingatkan, kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari Yu (36) warga Jalan WR Supratman, bersama 15 orang lainnya yang melaporkan BH atas dugaan sogok CPNS Benteng. Dari tangan 16 korbannya Bh berhasil membawa lari uang senilai Rp 1,08 miliar. Setelah laporan Yu, menyusul lagi dua korban lainnya, yang melaporkan orang yang berbeda. Pepi Puspika (30) warga Jalan RE Martadinata, Pagar Dewa, Selebar, Kota Bengkulu dan Dewi Asmara. Keduanya melaporkan Me, yang diduga telah melarikan uang sogok CPNS senilai Rp 142 juta. Hingga saat ini tercatat sebanyak 18 orang yang menjadi korban sogok CPNS Benteng.(135)
Korban Calo CPNS Datangi Polda
Rabu 10-12-2014,10:33 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 01-10-2026,13:20 WIB
Surat Mantan Bupati Kepahiang Soal Pengembalian Aset Tanah Jadi Pertimbangan JPU Tuntut Idris
Kamis 01-10-2026,13:29 WIB
Suyudi Tegaskan Lapor Polisi Tak Perlu Viral, Fenomena 'No Viral No Justice' Akan Dibenahi
Kamis 01-10-2026,15:09 WIB
Demo di Kantor Bupati, Buruh Mukomuko Tuntut UMK 2027 Naik 7,5-9 Persen
Kamis 01-10-2026,12:54 WIB
Tidur Lebih Nyenyak Jadi Kunci, Ahli Seraphim Medical Center Ungkap Dampaknya bagi Fungsi Otak
Kamis 01-10-2026,13:14 WIB
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Cetak Sejarah dari Cabor Panahan
Terkini
Jumat 02-10-2026,10:56 WIB
AS Tinggalkan Irak, Pasukan Terakhir Resmi Ditarik Usai Lebih dari 20 Tahun
Jumat 02-10-2026,10:49 WIB
Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah Rp5.000 per Gram, Cek Harga Buyback Terbaru
Jumat 02-10-2026,10:42 WIB
Sri Mulyani hingga Sarmuji, Ini Daftar 7 Reshuffle Kabinet Prabowo
Jumat 02-10-2026,10:33 WIB
Sejarah Hari Batik Nasional 2 Oktober, Jejak Warisan Budaya Indonesia
Jumat 02-10-2026,10:24 WIB