CURUP, BE - Kasus kekerasan dalam rumah tangga kembali terjadi di Kabupaten Rejang Lebong. Kekerasan kali ini dialami Neka Pelita (29), warga Desa Tasikmalaya. Korban dianiaya oleh Ik (50) yang tak lain adalah suaminya sendiri. Neka dianiaya Ik pada Rabu (3/12) malam. Aksi penganiyaan yang dilakukan Ik diduga karena Neka meminta agar Ik menceraikan dirinya. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Bengkulu Ekspress, aksi kekerasan dalam rumah tangga tersebut bermula dari keduanya yang terlibat perselisihan. Saat sedang berselisih tersebut korban meminta agar diceraikan. Bahkan permintaan cerai yang dilontarkan Neka bukan yang pertama kalinya namun sudah berulang kali, namun tidak ditanggapi Ik. Karena terus didesak korban, akhirnya pelaku mengusir korban dari rumah. Namun korban enggan untuk keluar sebelum pelaku mengabulkan permintaanya untuk dicerai. Diduga karena pelaku sudah emosi, kemudian pelaku menarik paksa korban yang ingin bertahan di rumah tersebut. Saat ditarik dengan paksa tersebut korban akhirnya terjatuh dan menderita sejumlah luka memar seperti di tangan korban. Tak terima terhadap apa yang dilakukan sang suami, kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Rejang Lebong. Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolres Rejang Lebong AKBP Dirmanto SH SIK melalui Kabag Ops Kompol Rusdi SH membenarkan prihal laporan korban. \"Saat ini petugas kita sedang mempelajari laporan korban sembari menunggu hasil visum dari luka memar yang dialami korban,\" papar Kompol Rusdi. (251)
Minta Cerai, IRT Dianiaya
Jumat 05-12-2014,09:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,11:19 WIB
Begini Cara Cek Penerima Bansos Beras 10 Kg dan BPNT Sembako via HP
Selasa 03-11-2026,22:35 WIB
Eks Kapolri Hingga Perwira Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Milik Presiden
Rabu 04-11-2026,11:58 WIB
Cek Zodiakmu! Ini Warna dan Hari Hoki yang Bisa Mendukung Keberuntunganmu Sepanjang November
Rabu 04-11-2026,12:35 WIB
Pertamina dan SPBU Swasta Kompak Pertahankan Harga BBM Mulai 1 November 2026
Rabu 04-11-2026,10:09 WIB
Menko Yusril Tegaskan Penetapan Tersangka Jenderal LSP Bukan Kasus Makar
Terkini
Rabu 04-11-2026,16:45 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Dugaan Penyadapan Nomor Gibran
Rabu 04-11-2026,16:05 WIB
Kapolresta Bengkulu Ancam Copot Jabatan Polisi yang Masuk THM
Rabu 04-11-2026,15:56 WIB
Mulai Desember, Seluruh Pengiriman CPO Bengkulu Ditargetkan Wajib Berlabel Asal Daerah
Rabu 04-11-2026,15:51 WIB
SBY Sentil Kasus Penyadapan Ilegal Lewat Cuitan Politik Liar
Rabu 04-11-2026,15:35 WIB