BENTENG, BE - Pembangunan warung remang-remang (Warem) dikawasan Pegunungan Kecamatan Taba Penanjung, disinyalir banyak merambah kawasan hutan lindung (HL). Masyarakat yang membangun Warem tersebut, perlu ditertibkan dan bangunannya harus dibongkar. Keberadaan Warem itu diduga menjadi lokasi prostitusi terselubung. \"Kita melakukan pendataan untuk kejelasan status mereka. Apakah mereka itu sebagai bapak dan anak, kakak adik atau bagiamana. Sehingga kita memberikan imbauan agar yang tinggal itu memiliki kejelasan status hubungannya,\" ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Benteng Ajamalus. Ajamalus mengakui, bilabangunan Warem di wilayah gunung tersebut terdapat kamar-kamar yang dibuat berpetak-petak, lengkap dengan fasilitas kamar. Guna mengelabuhi masyarakat, kamar-kamar tersebut dibungun dibawah atau dibelakang Warem. Sedangkan bangunan depan dibuat sebagai warung baik manisan maupun warung makan. \"Kita minta aparat terkait dan pemerintah daerah menertibkan keberadaan Warem itu,\" tukas Ajamalus. (320)
Warem Rambah HL
Kamis 04-12-2014,19:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-04-2026,09:41 WIB
Walikota Bengkulu Lantik 10 Kepala OPD Hasil Lelang Jabatan, Berikut Daftarnya
Senin 13-04-2026,15:15 WIB
Jurnalis Bengkulu Selatan Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pembunuhan Karakter
Senin 13-04-2026,09:32 WIB
Erna Sari Dewi Pindah ke Komisi V, DPRD Harap Bantu Infrastruktur Bengkulu Selatan
Senin 13-04-2026,09:49 WIB
Isu Pemecatan PPPK Mukomuko Hoaks! Sekda: Nasib Pegawai Aman
Senin 13-04-2026,16:43 WIB
Sasar Habitat Gajah, Satgas Gakkum Lanjutkan Operasi Merah Putih di Mukomuko
Terkini
Senin 13-04-2026,16:45 WIB
Seluma Siap Jadi Pusat Syiar, MTQ XXXVII Bengkulu Resmi Diluncurkan
Senin 13-04-2026,16:43 WIB
Sasar Habitat Gajah, Satgas Gakkum Lanjutkan Operasi Merah Putih di Mukomuko
Senin 13-04-2026,16:33 WIB
Jadi Role Model, 8 Desa di XIV Koto Serentak Cairkan Dana Desa demi Akselerasi Pembangunan
Senin 13-04-2026,16:29 WIB
Wali Kota Bengkulu Tekankan Inovasi dan Kinerja Terukur kepada 10 Pejabat Baru?
Senin 13-04-2026,15:15 WIB