BENGKULU, BE - Pihak menajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kota Bengkulu berharap kenaikkan tarif jasa air bersih yang mereka produksi sebesar Rp 4.200 per kubik. Artinya terjadi kenaikkan mencapai lebih dari 90 persen dari tarif semula Rp 2.300 per kubik. Dijelaskan Direktur Umum PDAM Tirta Dharma, H Sjobirin Hasan SE MBA, kalkulasi ini berasal dari dasar perhitungan keseimbangan antara biaya Full Cost Recovery (FCR) PDAM. Disamping itu, jumlah tarif tersebut termasuk menghitung upaya pihak menajemen PDAM yang saat ini memiliki utang mencapai Rp 100 miliar lebih. \"Kalau idealnya ya sekitar Rp 4.200. Tapi ini belum final. Masih akan terus kami bahas dan kaji. Yang pasti, kami tidak akan melupakan tanggung jawab sosial kami sebagai perusahaan daerah dalam menetapkan tarif baru ke depan,\" ungkap Sjobirin kepada BE, Selasa (2/12). Ia menjelaskan, biaya operasional hanya dari pembayaran listrik PDAM saat ini telah mencapai hampir Rp 1 miliar. Sementara pemasukan yang mereka peroleh setiap bulannya berkisar Rp 2,3 miliar. \"Kalau dihitung dari rasio utang saja, dengan aset yang kami miliki, kami sebenarnya sudah koleps. Karena utang kami Rp 100 miliar, sementara total aset kami hanya sekitar Rp 60 miliar. Kalau tarif baru bisa sebesar Rp 4.200 per kubik, baik utang maupun operasional mungkin bisa tertutupi,\" ucapnya. Sementara Ketua Badan Pengawas PDAM Tirta Dharma Kota Bengkulu, Drs H Fachruddin Siregar MM, mengatakan, pihaknya masih meminta kepada pihak manajemen untuk terus melakukan pencermatan sebelum benar-benar menetapkan tarif baru bagi sekitar 31 ribu pelanggan PDAM. \"Kita meminta agar pihak manajemen dapat terus melakukan perhitungan secara cermat. Termasuk dengan adanya kenaikan BBM saat ini dan TDL yang sudah naik lebih dulu,\" ujarnya. Penetapan kenaikan tarif ini sendiri telah disepakati bersama antara Badan Pengawas PDAM dengan pihak manajemen dalam rapat rutin yang digelar baru-baru ini. Sempat terjadi tarik ulur dalam penetapan kenaikan tarif ini. Namun karena adanya kenaikkan BBM, baik pihak Badan Pengawas maupun pihak manajemen sama-sama berpendirian agar kenaikan ini tetap dilaksanakan pada tahun 2015 mendatang. \"Tentunya pelayanan terus kita tingkatkan. Tanpa kenaikan ini pun kita terus mendorong agar pelayanan yang dijalankan oleh pihak manajemen terus dilakukan seperti meningkatkan kualitas air dan mengatasi setiap kemecetan yang terjadi. Kenaikkan dan peningkatan pelayanan ini merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan,\" tambahnya. (009)
PDAM Inginkan Rp 4.200/Kubik
Rabu 03-12-2014,13:01 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 11-07-2026,21:27 WIB
Jalan Lintas Provinsi di Bengkulu Utara Jebol, Kendaraan Berat Diminta Tidak Melintas
Sabtu 11-07-2026,21:23 WIB
55 Anak Panti Asuhan Nikmati Sehari Penuh Keceriaan, Wujud Nyata Semangat Kolaborasi Bantu Rakyat
Sabtu 11-07-2026,21:25 WIB
Kominfotik Bengkulu Perkuat Sinergi dengan Kejati, Dorong Kolaborasi Informasi Publik dan Edukasi Hukum
Sabtu 11-07-2026,21:30 WIB
Sebanyak 455 Rumah Tidak Layak Huni di Kaur Dapat Bantuan BSPS 2026
Minggu 12-07-2026,15:28 WIB
Wali Kota Siapkan Nobar Piala Dunia untuk Warga Bengkulu, Simpang Lima Diusulkan Jadi Lokasi Utama
Terkini
Minggu 12-07-2026,15:51 WIB
Tiga Jembatan di Kota Bengkulu Bakal Dipasang Lampu Hias dan PJU Diganti LED
Minggu 12-07-2026,15:48 WIB
Servis dan Perawatan Motor Honda Kini Lebih Mudah dengan Bantuan AMANDA
Minggu 12-07-2026,15:40 WIB
Tinjau Revitalisasi Pasar Barukoto I, Walikota Minta Pedagang Jaga Harga agar Kawasan Kembali Ramai
Minggu 12-07-2026,15:38 WIB
Cek Harga Motor Honda Kini Lebih Mudah Lewat Motorku X
Minggu 12-07-2026,15:31 WIB