BENGKULU, BE - Satu tahun lagi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) atau pasar bebas Asean akan masuk ke Indonesia, tak terkecuali Provinsi Bengkulu. Pemerintah Provinsi Bengkulu pun mulai melakukan berbagai upaya untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar memiliki keahlian dan keterampilan khusus, sehingga mampu bersaing dengan tenaga kerja yang datang dari berbagai negara di Asean. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu berperan penting untuk menciptakan tenaga kerja yang handal tersebut, salah satunya dengan meningkatkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) untuk memberikan pelatihan kepada pekerja dan pencari kerja. \"Pertama, kita akan mengoptimalkan peran BLK. Kita harus melatih tenaga kerja agar terampil, memiliki keahlian khusus bukan hanya mengandalkan ijazahnya. Kedua, bagi lulus BLK, kita akan memberikan sertifikat khusus yang berisi bahwa yang bersangkutan memiliki kemampuan kerja disuatu bidang, dan sertifikat tersebut tidak hanya berlaku secara lokal (Provinsi Bengkulu,red), tapi juga di seluruh Indonesia dan seluruh negara,\" kata Kepala Disnakertrans Provinsi Bengkulu, Ir Diah Irianti MSi kepada BE, kemarin (30/11). Diah menjelaskan, sertifikat tersebut bukan diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu, melainkan Badan Nasional Sertifikat Pekerja (BNSP) yang keabsahannya diakui dunia. \"Kita akan melakukan MoU dengan BNSP, sekarang draf MoU-nya sudah naik ke meja Pak Gubernur. Setelah itu, kita langsung mendatangani MoU tersebut,\" ujarnya. Selain menyiapkan tenaga kerja yang handal, ia mengaku seharusnya Kementerian Ketenagakerjaan harus membuat kebijakan untuk membatasi tingginya lonjakan tenaga asing. Pembatasan itu bisa saja dibuat dalam bentuk peraturan, bahwa tenaga kerja asing tidak dilarang masuk ke Indonesia, tapi Kementerian Ketenagakerjaan haru membuatkan kriteri-kriterianya dengan menyusuaikan peradaban Bangsa Indonesia. \"Pemerintah harus menangkal masuknya tenaga kerja asing ini, jika tidak maka hampir dipastikan tenaga kerja lokal kita hanya akan menjadi penonton. Jika hal itu terjadi, maka angka pengangguran semakin tinggi dan kemiskinan pun merambah kalangan masyarakat. Ini masalah besar yang akan dihadapi oleh bangsa ini,\" ungkapnya. Dilanjutkan Diah, pembatasan masuknya tenaga kerja asing itu, Kementerian bisa membuat aturan bahwa yang dibolehkan bekerja di Indonesia adalah tenaga kerja asing yang sudah mengetahui Indonesia, seperti tukang masak minimal harus mengerti mana makanan yang halal dan haram. Ini penting, karena sebagian besar masyarakat Indonesia adalah beragama Islam. \"Selain harus mengerti khas Bangsa Indonesia, mereka (tenaga kerja asing,red) juga harus memiliki jiwa ke-Indonesia-an. Kalau pemerintah tidak membuat rambu-rambunya, maka dipastikan tenaga asing akan berdatangan,\" imbuhnya. Disisi lain, Diah juga mengaku akan menjalin kerjasama dengan Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Bengkulu ini. Kerjasama itu bertujuan agar para Perguruan Tinggi tersebut tidak hanya mencetak ribuan sarjana setiap tahunnya, tapi para Perguruan Tinggi harus mencetak sarjana yang memiliki keterampilan sehingga setelah selesai kuliah tidak menjadi pengangguran. \"Tenaga kerja yang dimaksud bukan hanya bekerja diperusahaan swasta atau PNS, tapi para sarjana atau pemuda yang bisa membuka lapangan kerja sendiri. Mengingat potensi daerah ini masih besar untuk dijadikan lapangan pekerjaan baru,\" tukasnya. (400)
Persiapan Pemprov Hadapi MEA 2015, Tenaga Kerja Harus Mampu Bersaing
Senin 01-12-2014,09:57 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 21-05-2026,07:00 WIB
Tampil Lebih Sporty dan Modern dengan New Vario 125 daan Vario Street
Kamis 21-05-2026,13:43 WIB
Sasar Pajak Tambang MBLB, Pemprov Bengkulu Perketat Pengawasan Produksi dan Godok SK Harga Patokan Baru
Kamis 21-05-2026,09:01 WIB
Promo Spesial Pengendara Honda, Cek Motor dan Isi Angin Gratis di AHASS
Kamis 21-05-2026,12:33 WIB
Kabar Baik Petani Arma Jaya: Harga Gabah Stabil Sesuai HPP, Saluran Irigasi Siap Diperbaiki Tahun Ini
Kamis 21-05-2026,17:04 WIB
Pangkas Stigma Negatif, PIC Community Pastikan Anggota Club Honda Dibekali Wawasan Berkendara Aman
Terkini
Kamis 21-05-2026,19:00 WIB
Senator Destita Bekali Pegawai Dikbud Prov Bengkulu dengan Pelatihan Video Animasi AI
Kamis 21-05-2026,18:07 WIB
Ingin Gelar Edukasi Safety Riding Gratis? Astra Motor Bengkulu Beberkan Syarat dan Alur Pengajuannya
Kamis 21-05-2026,17:04 WIB
Pangkas Stigma Negatif, PIC Community Pastikan Anggota Club Honda Dibekali Wawasan Berkendara Aman
Kamis 21-05-2026,16:44 WIB
Harga TBS Hancur di Bawah Rp3.000, Dinas Pertanian Mukomuko Protes Keras ke Tim Provinsi Bengkulu
Kamis 21-05-2026,16:40 WIB