ARGA MAKMUR, BE - Beberapa bangunan toko di Pasar Purwodadi, Arga Makmur, Bengkulu Utara (BU) kini menjadi tempat sampah. Hal tersebut akibat pasca kebakaran beberapa waktu lalu, hingga kini tak dihuni pedagang. Keadaan tersbeut membuat pedagang di sekitar toko tersebut mengeluh, karena harus mencium bau tak sedap dan kerumunan lalat yang jijik. \"Kami yang jualan dekat sini yang menjadi korbannya,\" kata Astri, pedagang bawang yang berjualan tepat di depan salah satu bangunan toko yang telah dijadikan tempat sampah tersebut. Ditambahkannya, ia yang berjualan dekat dengan toko tersebut tidak pernah membuang sampah dekat toko tersebut namun yang membuang tersebut adalah pedagang yang baru pulang berjualan, sambil lewat melempar sampahnya ke dalam toko tersebut. Saat ini, keluhnya, kondisi toko sudah hampir penuh dengan sampah. Petugas kebersihan sampah juga tidak mau tahu tentang keadaan sampah tersebut. Terkadang ada petugas yang datang memungut sampah tersebut kadang juga tidak ada. \"Petugas kebersihannya itu tidak pernah rutin datang membersihkan sampahnya,\" ujarnya. Keluhan sama diungkap Iin, pedagang gado-gado yang tidak jauh dari tempat tersebut. Pihaknya mengatakan, dengan bau sampah yang berasal dari dalam toko yang telah dijadikan tempat sampah tersebut membuat dagangannya terganggu. Karena, bisa-bisa selera makan pelanggannya berkurang karena bau sampah yang tidak sedap tersebut. \"Kita merasa terganggu sekali dengan keadaan itu, tapi kalau kita yang negur pedagang lainnya agar tidak buang sampah disana juga tidak enak,\" tutur Iin. Oleh karena itu, katanya, ia terpaksa diam saja. Padahal tong sampah berupa kontainer telah disiapkan satu unit oleh pemerintah tidak jauh dari toko bekas kebakaran tersebut, namun pedagang masih banyak yang ngeyel, sehingga masih menaruh dan membuang sampah pada toko tersebut. \"Harapan kami, dinas terkait bisa menangani hal ini, karena kami yang teganggu,\" ujarnya. Pantauan dilapangan, ada beberapa toko yang bekas kebakaran tersebut dijadikan tempat sampah di Pasar Purwodadi. (**)
Toko Berubah jadi Tempat Sampah
Sabtu 22-11-2014,13:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-04-2026,19:33 WIB
Meski Tertunda, Pemprov Terus Genjot Kelanjutan Tol Bengkulu –Lubuklinggau
Minggu 19-04-2026,15:01 WIB
Produk Halal Jadi Kebutuhan Mendasar, Komisi VIII DPR RI Ingatkan Kesadaran Masyarakat dan Pelaku UMKM
Senin 20-04-2026,08:52 WIB
TENTANG DIA (SERI 2)
Minggu 19-04-2026,14:56 WIB
Pengelolaan Dana Haji Kian Transparan, DPR RI dan BPKH Paparkan Sistem Pengawasan Berlapis di Bengkulu
Minggu 19-04-2026,14:44 WIB
Ringankan Pajak Masyarakat, Pemprov Bengkulu Kembali Berlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan 2026
Terkini
Senin 20-04-2026,09:17 WIB
Serunai Resto Hadirkan “Flavors of the Month April” di Hotel Santika Bengkulu
Senin 20-04-2026,08:52 WIB
TENTANG DIA (SERI 2)
Minggu 19-04-2026,19:43 WIB
Kue Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2025
Minggu 19-04-2026,19:33 WIB
Meski Tertunda, Pemprov Terus Genjot Kelanjutan Tol Bengkulu –Lubuklinggau
Minggu 19-04-2026,19:07 WIB