ARGA MAKMUR, BE - Para pemilik warung makan di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) kini mnegeluhkan tingginya harga cabai. Seluruh pengusaha kecil dan pedagang kuliner terpaksa tak lagi mendapat untung nomal seperti biasa sejak harga cabai naik sampai Rp 100 ribu per kg sejak 2 pekan terakhir. \"Keuntungan menipis karena harga cabai semakin mahal. Sedangkan cabai adalah salah satu bahan pokok utama untuk memasak,\" kata Hendra salah seorang pemilik Rumah Makan Padang di Arga Makmur. Dituturkannya, ia tidak mungkin menaikkan harga jual kulinernya. Sebab, jika harga dinaikkan maka pelanggan akan lari. Ia juga tidak bisa mengurangi porsi cabai merah pada menu masakan yang dijualnya karena akan mengurangi citra rasa masakannya. Harga Cabai di Kecamatan Arga Makmur memang menggila. Bahkan beberapa hari lalu harga cabai sempat tembus angka Rp 100 ribu per Kg. Namun kemarin (14/11) telah turun menadi Rp 76 ribu per kg dan ada juga yang Rp 20 ribu per kg. Selain pemilik rumah makan, mahalnya harga cabai juga dikeluhkan oleh pedagang kuliner lainnya seperti sate padang dan lotek. Yang pada masakannya identik dengan cabai. Seperti yang diungkapkan oleh Anggi (34) penjual Sate Padang di Pasar Purwodadi Arga Makmur. \"Cabai merah itu yang paling penting, bisa ditambah dengan cabai rawit atau merica, tapi citra masakan tidak enak,\" tuturnya. Oleh karena itu, kata Anggi, walaupun harga cabai merah meroket, ia tetap membeli normal seperti biasanya. Porsi untuk sate yang dijual juga tidak bisa dikurangi. Sebagai rakyat kecil pihaknya hanya berharap, harga cabai bisa normal kembali, sehingga keadaan paceklik tidak terus berlanjut. (927)
Warung Makan Keluhkan Cabai
Sabtu 15-11-2014,14:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,14:48 WIB
Bayar PBB Kini Lebih Praktis, Bapenda Kota Bengkulu Hadirkan Layanan Pembayaran Lewat Mobile Banking
Senin 29-06-2026,14:12 WIB
Ditinjau Dirjen Cipta Karya Chandra Situmorang, Pemkot Bengkulu Tegaskan Dukung Penuh Penataan DDTS
Senin 29-06-2026,14:39 WIB
Bocah 9 Tahun Nyaris Diculik di Kepahiang, Lolos dari Kebun Kopi Saat Motor Pelaku Pecah Ban
Senin 29-06-2026,14:56 WIB
Kasus Cik Oboy Makin Melebar, Polisi Bongkar Aliran Dana dan Buru Dugaan Pelaku Lain
Terkini
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Senin 29-06-2026,16:50 WIB
25 Kepala Sekolah Dilantik, Pemkab Bengkulu Utara Perkuat Mutu Pendidikan
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,15:37 WIB
Pemkot Bengkulu Percepat Digitalisasi PAD, Libatkan OPD hingga Lurah
Senin 29-06-2026,15:32 WIB