MUKOMUKO, BE – Hasil dari razia yang telah dilakukan tim pengamanan hutan, di lima kawasan hutan di daerah itu menemukan barang bukti kayu ilegal. Dengan jumlah sekitar empat kubik lebih, dengan berbagai macam jenis. Ternyata, temuan kayu itu masih ada di hutan kawasan. Ini dikarenakan petugas kesulitan untuk mengangkutnya dengan kondisi lokasi yang sangat sulit dilalui. “Untuk berapa jumlah kubikasinya belum dapat kita sampaikan. Yang jelas masih ada kayu yang masih di berada dikawasn hutan dan telah ditebang oleh pelaku pembalakan,” demikian Sekretaris Tim Pengamanan Hutan Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Eddy Apriyanto SP dikonfirmasi Bengkulu Ekspress. Barang bukti kayu yang ditemukan itu adalah kayu yang diduga kuat ilegal alias tidak memiliki perizinan. Kayu tersebut ditemukan di lima lokasi hutan produksi (HP) dan hutan produksi terbatas (HPT). Diantaranya di kawasan HP Air Dikit dan HP Air Ipuh. Tim yang bergerak dikawasan itu, kata Eddy, berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat adanya pembalakan liar di hutan tersebut. Hanya saja, tim tidak menemukan pelaku ataupun pemilik kayu yang sudah diolah tersebut. “ Kita tidak mengetahui pasti apakah razia bocor atau tidak. Saat ini tim turun hanya menemukan barang bukti kayu. Peralatan untuk melakukan penebangan dan pelaku tidak ditemukan,” katanya. Razia yang dilakukan tim, tetap berlanjut. Terutama jika ada informasi, tim akan langsung turun ke lapangan. Tahun 2015 mendatang, lanjut Eddy, tetap mengusulkan kegiatan pengamanan kawasan hutan dari aktivitas pembalakan liar. Ini dilakukan untuk menghentikan pembalakan liar. “Harapan tim pengamanan hutan. Ada pelaku yang tertangkap dan diproses secara hukum. Ini untuk memberikan efek jera dan tidak ada lagi pembalakan. Hanya saja, hingga saat ini tim belum menemukan pelakunya,” tambah Kadis Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Mukomuko itu. (900)
Kayu Ilegal Ada di Hutan
Jumat 14-11-2014,18:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,17:13 WIB
DPRD Soroti Seleksi 11 JPT Pratama Pemkot Bengkulu, Tekankan Transparansi dan Kualitas Pejabat
Selasa 24-03-2026,18:53 WIB
Tarif Pantai Cemoro Sewu Disorot, BKSDA Bengkulu Tegaskan Sudah Sesuai Aturan
Selasa 24-03-2026,17:18 WIB
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Mukomuko Wajib Hadir, Pemkab Siapkan Sidak ke OPD
Selasa 24-03-2026,18:17 WIB
Puluhan Ribu Wisatawan Padati Destinasi Wisata Kota Bengkulu Saat Lebaran
Terkini
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Selasa 24-03-2026,19:01 WIB
Diduga Diintimidasi dan Tak Terima Hak, Lima Karyawan SPBU di Bengkulu Mengadu ke Disnaker
Selasa 24-03-2026,18:55 WIB
Patroli Satpol-PP di Pantai Lentera Merah, Wisatawan Diingatkan Utamakan Keselamatan
Selasa 24-03-2026,18:53 WIB
Tarif Pantai Cemoro Sewu Disorot, BKSDA Bengkulu Tegaskan Sudah Sesuai Aturan
Selasa 24-03-2026,18:50 WIB