ARGA MAKMUR, BE- Kebijakan moratorium CPNS yang dicetuskan pemerintah dinilai Bupati Bengkulu Utara (BU), Dr Ir H Imron Rosyadi, MM MSi perlu dievaluasi. Pasalnya, moratorium diyakini tak dapat diterapkan di seluruh daerah, termasuk di BU. \"Saya rasa, itu (moratorium penerimaan CPNS, red) pernyataan. Itu perlu evaluasi,\" ujarnya. Sebab, kata Imron, Pegawai Negeri Sipil (PNS) bukan saja digunakan oleh Menpan. Tapi hampir seluruh kementerian, pemerintah kabupaten/kota dan provinsi serta daerah yang menggunakan tenaga PNS. Oleh karena itu, perlu dihitung dulu berapa jumlah PNS yang ada di instansi pemerintahan. \"Kalau moratorium benar, artinya jumlah yang pensiun dan diterima itu terpenuhi atau tidak. Perpanjangan pensiun ditambah dua tahun itu penuh atau tidak,\" jelas Imron. Ditambahkannya, moratorium ini tentunya akan dipelajari oleh menteri, karena tidak mungkin kebutuhan tiap daerah akan PNS itu sama. Dan hal yang diucapkan tersebut belum tentu harga mati untuk moratorium. \"Kalau memang dibutuhkan pegawai, tapi moratorium, kita mau gimana, sedangkan pegawai yang lain belum bisa naik pada posisinya,\" ujarnya. Dicontohkan Imron, misalnya seseorang hanya memiliki ijazah paket C. Sedangkan pemerintah butuh tenaga yang pramu sarana. Intinya bukan masalah mau menolak atau menerima moratorium pemerintah. Oleh karena itu moratorium ini perlu dipelajari kembali. Jika moratorium ini benar-benar diberlakukan, kemungkinan akan dimulai 2015 mendatang. Maka dapat dipastikan bagi para lulusan sarjana baru yang bermimpi menjadi seorang PNS, harus mengubur impian tersebut selama 5 tahun. Jadi untuk idealnya dengan adanya moratorium dengan melakukan penataan dan pengembangan PNS yang sudah ada. (927)
Bupati: Moratorium CPNS Harus Dievaluasi
Senin 10-11-2014,16:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 08-09-2026,12:10 WIB
Harga Emas Antam Terbaru, Berapa Harga 1 Gram Hari Ini?
Selasa 08-09-2026,11:45 WIB
Jangan Asal Disapu! Ini Cara Aman Membersihkan Abu Vulkanik di Rumah
Selasa 08-09-2026,16:24 WIB
Diduga Picu Keracunan 7 Siswa, SPPG Padang Jati II Kota Bengkulu Hentikan Penyaluran MBG
Selasa 08-09-2026,13:43 WIB
Danlanal Bengkulu Temui Wali Kota Dedy Wahyudi, Bahas Sampah, Perikanan hingga Program Kedelai
Selasa 08-09-2026,15:28 WIB
Fashion Kekinian Makin Santai, Oversized hingga Cargo Kembali Digemari
Terkini
Selasa 08-09-2026,16:26 WIB
Warga Kota Bengkulu Diminta Waspadai Potensi Sebaran Abu Vulkanik
Selasa 08-09-2026,16:24 WIB
Diduga Picu Keracunan 7 Siswa, SPPG Padang Jati II Kota Bengkulu Hentikan Penyaluran MBG
Selasa 08-09-2026,16:22 WIB
Kecelakaan Maut di Pulau Baai Bengkulu, Pemotor Tewas Saat Truk Hendak Berbelok
Selasa 08-09-2026,16:20 WIB
Pemprov Bengkulu Gerak Cepat Tindaklanjuti SPI 2025, OPD Diminta Tak Anggap Formalitas
Selasa 08-09-2026,16:18 WIB