KARANG TINGGI, BE - Sekalipun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Tengah (Benteng) tetap memberikan perizinan kepada perusahaan asing asal Tiongkok, membuka lokasi penampungan daging babi di Desa Lagan Bungin di Benteng. Ternyata dari aktifitas penampungan daging babi tersebut, tidak memberikan pemasukan Pendapat Asli Daerah (PAD) untuk Bengkulu Tengah. Dijelaskan Asisten 1 Pemda Benteng Hendri Donal, tempat penampungan daging bagi tersebut bertujuan untuk memberantas hama babi, yang selama ini merusak tanaman pertanian masyarakat di Bengkulu Tengah. Mengenai PAD Hendri menyatakan, Pemda hanya mendapat pajak IMB (Izin Mendiri Bangunan) dalam proses perizinan yang dilakukan pihak perusahaan. \"Untuk PAD tidak ada, apa dasarnya kita untuk memungut PAD sebab tidak ada aturannya. Untuk bongkar muatnya dalam penjualan keluar negeri, pemerintah pusat yang mendapatkan pembayaranya,\" tegas Hendri. Menurut Hendiri, pendirian lokasi penampungan daging babi di Benteng tersebut juga membantu pemerintah pusat dalam meningkatkan investasi di Indonesia. Sebab dengan dibukanya lahan penampungan daging babi di Benteng, akan ada dana yang mengalir dalam bentuk investasi para investor, hingga membuka lahan pekerjaan bagi masyarakat sekitar lokasi. \"Kita bantu program pemerintah pusat di bidang investasi asing didalam negeri,\" ucapnya. Meskipun tidak menghasilkan PAD berkelanjutan, Hendri menyakini akan banyak manfaat positif yang didapat masyarakat dan Pemda. Khususnya untuk meningkatkan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di Bengkulu Tengah. \"Semuanya akan ada manfaat untuk Benteng, dan pemerintah telah melakukan kajian dalam pendiriannya tempat penampungan daging babi ini,\" ujarnya. Mengenai adanya tentangan dari masyarakat akan keberadaan lokasi penampungan daging babi itu, Hendri mengatakan bukan dari masyarakat Desa Lagan Bungin. Sehingga tidak dapat diterima penolakan dari warga desa lain. Sekalipun masih berada di Kabupaten Bengkulu Tengah. \"Persoalannya sudah selesai, beberapa waktu lalu masyarakat setempat sudah dikumpulkan dan menyatakan tidak keberataanya,\" tutupnya. (320)
Tak Ada PAD dari Penampungan Babi
Selasa 04-11-2014,15:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 15-03-2026,14:35 WIB
Aspirasi Daerah Menggema di Senayan, Dari Persoalan Tenaga Honorer Hingga Ketimpangan Layanan Publik
Minggu 15-03-2026,14:23 WIB
Indosat Luncurkan #LebihBaikIndosat 'You Only Need One' untuk Ramadan dan Idulfitri
Minggu 15-03-2026,19:51 WIB
Jelang Arus Mudik, Kapolres Mukomuko Turun Langsung Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2026
Minggu 15-03-2026,14:29 WIB
Ribuan UMKM di Kota Bengkulu Belum Berizin, Dinas Koperasi Dorong Pelaku Usaha Urus NIB
Minggu 15-03-2026,14:47 WIB
Tol Bengkulu Mulai Dilintasi Para Pemudik Lebaran 2026
Terkini
Minggu 15-03-2026,19:51 WIB
Jelang Arus Mudik, Kapolres Mukomuko Turun Langsung Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2026
Minggu 15-03-2026,19:47 WIB
HUT Kota Bengkulu ke-306 Digelar Usai Lebaran, Ada Kegiatan Rakyat
Minggu 15-03-2026,19:45 WIB
Walikota Cup Bengkulu 2026 Digelar di Pantai Panjang, Siapkan Dua Motor untuk Juara Murai Batu
Minggu 15-03-2026,19:42 WIB
Indosat Prediksi Lonjakan Trafik Data Saat Mudik Lebaran, Jaringan di Sumatra Diperkuat
Minggu 15-03-2026,19:36 WIB