ARGA MAKMUR, BE - Saat ini, proses pemasangan jaringan internet speedy Telkom di rumah warga atau lembaga di Kota Arga Makmur, Bengkulu Utara (BU) relatif lambat. Tak jarang, jika ada warga atau instansi ingin memasang speedy, prosesnya bisa lebih dari sebulan. Hal tersebut diakibatkan fasilitas layanan Telkom belum dapat memenuhi permintaan internet yang tinggi di Arga Makmur. \"Kalau kita mau pasang internet, kata orang Telkom tidak ada jaringan,\" keluh salah seorang warga Arga Makmur. Kepala Telkom Cabang BU, Daniel membenarkan persoalan tersebut. Diakuinya, memang ada kendala pada masalah di wilayah kerjanya, karena jaringan yang digunakan masih edisi 1982. Namun, katanya, pihaknya berjanji akan segera mengatasi persoalan tersebut. \"Kita masih kesulitan di jaringan. Karena sudah terlalu padat, pelanggan kita sudah sampai 2000. Sedangkan jaringan yang baru belum ada,\" ujarnya. Menurut Daniel, untuk mengatasi masalah itu, 2015 mendatang, jaringan lama dengan akses tembaga akan dimigrasikan ke jaringan Gigabit Passive Optical Network (GPON). Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap konsumen. Hingga membuat proses pemasangan speedy bahkan aksesnya menjadi lebih cepat. \"Keluhan calon pelanggan seperti sekarang, tidak akan terjadi lagi nanti. Jaringan menggunakan tembaga ini belum cukup dan belum dapat menampung kapasitas bandwith yang besar dan kecepatan tinggi,\" katanya. Dijelaskannya, jaringan GPON merupakan arsitektur jaringan akses broadband berbasis serat optik. Sistemnya menggunakan akses fiber optik sampai ke rumah-rumah. Jaringannya dinamakan Fiber Optic o the Home (FTTH). \"Setelah semuanya berjalan, pelanggan lama juga akan kita migrasikan ke jaringan GPON. Sehingga nanti semua internet kita lecih cepat,\" katanya. (927)
2015, Internet BU Lebih Cepat
Sabtu 01-11-2014,15:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,10:20 WIB
Dr Tirta Ungkap Cara Naikkan Berat Badan Sehat, Ternyata Bukan Sekadar Banyak Makan
Kamis 08-10-2026,10:04 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Plasma Darah Ternyata Jadi Bahan Baku Obat Hemofilia
Kamis 08-10-2026,09:58 WIB
Kasus Pencabulan Anak 5 Tahun Berujung Vonis Bebas, Ibu Korban Pertanyakan Keadilan
Kamis 08-10-2026,09:49 WIB
IHSG Terjun ke 6.146, Lonjakan Harga Minyak Jadi Pemicu
Kamis 08-10-2026,10:34 WIB
S1 Jurnalistik FISIP UNIB Gelar Seminar Nasional, Bahas Masa Depan Jurnalisme di Era AI
Terkini
Kamis 08-10-2026,15:23 WIB
Wali Kota Dedy Wahyudi Minta Pegawai Perumda Tirta Hidayah Solid dan Hindari Utang Berlebihan
Kamis 08-10-2026,15:19 WIB
Kinerja 1.875 PPPK Paruh Waktu Mukomuko Dievaluasi, Hasilnya Jadi Dasar Perpanjangan Masa Kerja
Kamis 08-10-2026,15:03 WIB
Dua Lahan Eks-HGU dan Satu Kawasan Hutan Dibahas dalam Rapat Reforma Agraria Mukomuko
Kamis 08-10-2026,13:50 WIB
Baru 38 Persen Jukir Perpanjang SPT, Bapenda Kota Bengkulu Beri Tenggat hingga 10 Oktober
Kamis 08-10-2026,13:15 WIB