BENGKULU, BE - Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir dalam pelaksanaan festival tabot tahun ini jauh merosot. Tahun 2013 yang lalu, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Bengkulu berhasil mencetak PAD sebesar Rp 40 juta. Namun tahun 2014 ini PAD retribusi parkir dari festival tahunan tersebut hanya mencapai Rp 32 juta. Kasi Sarana dan Prasarana Jalur Angkutan Darat pada Dishubkominfo Kota, Firdaus MZ, tak membantah hal ini. Ia menjelaskan, turunnya nilai PAD ini lantaran minimnya minat pihak ketiga untuk mengelola parkir tabot. \"Kemarin sudah kita buka kepada publik. Dan hanya ada satu penawar tertinggi yang menyanggupi membayar Rp 32 juta. Tentunya kita ambil penawaran tertinggi,\" kata Firdaus, kemarin. Menurutnya, target PAD retribusi parkir dari festival tabot bersifat situasional. Meski semula pihaknya berharap PAD tahun ini dapat lebih tinggi, namun situasi yang mereka hadapi justru tidak menguntungkan bagi Dishub. \"Yang paling banyak muncul sekarang egoistis dari masyarakat setempat di sekitar tempat penyelenggaraan tabot. Mereka mengklaim bahwa sejumlah lahan adalah milik mereka dan menjadi hak mereka untuk pengelolaan parkirnya. Ini beberapa faktor yang menyebabkan nilai PAD-nya menurun,\" tukasnya. Ia menerangkan, sejuah ini jumlah titik parkir yang ditetapkan oleh Dishubkominfo Kota Bengkulu senantiasa berubah. Pada awal penyelenggaraan tabot, mereka telah menetapkan jumlah titik parkir sebanyak 40 titik. \"Namun jumlah ini kemudian bisa menyusut lagi karena juga tergantung dengan rekayasa lalu lintas. Tidak ada tempat-tempat yang pasti namun kami terus melakukan pemantauan setiap harinya,\" terang Firdaus. Sementara itu, sejumlah pengunjung tabot terus mengeluhkan mahalnya tarif parkir di area kawasan tabot. Setiap juru parkir di kawasan itu memungut retribusi parkir Rp 2 ribu untuk jenis roda dua dan Rp 5 ribu untuk jenis roda empat. Hal ini tentunya tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bengkulu Nomor 7 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum yang menetapkan bahwa tarif retribusi parkir untuk jenis roda dua sebesar Rp 1 ribu dan Rp 2 ribu untuk jenis roda empat. Menjawab hal ini, Firdaus menegaskan bahwa pihaknya telah memasang pengumuman tarif parkir disejumlah titik untuk mengantisipasi hal tersebut. Bilamana warga masyarakat masih menemukan adanya pelanggaran, masyarakat diimbau untuk dapat langsung melaporkannya kepada pihak yang berwajib. (009)
PAD Parkir Tabot Merosot
Selasa 28-10-2014,10:41 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 02-09-2026,15:58 WIB
GPM Diserbu Warga, Mian: Harga Pangan Harus Terjangkau, Daya Beli Masyarakat Terjaga
Rabu 02-09-2026,15:53 WIB
Eks Pekerja SPPG Ratu Agung Keluhkan Pembayaran, Kini Pilih Jadi Ojol
Rabu 02-09-2026,15:46 WIB
Bapenda Provinsi Bengkulu Bantah Pungli Pengurusan SPT Parkir
Rabu 02-09-2026,15:41 WIB
Helmi Hasan Soroti Tantangan Wartawan di Era AI, PWI Bengkulu Diminta Terus Upgrade Kompetensi
Rabu 02-09-2026,15:55 WIB
Pemkot Bengkulu Gandeng BAZNAS Bantu Pulihkan Rumah Korban Kebakaran
Terkini
Kamis 03-09-2026,13:31 WIB
Jangan Tertipu Sikap Manis, Ini Tanda Pasangan yang Sebenarnya Red Flag
Kamis 03-09-2026,13:22 WIB
Jangan Langsung Oles Odol! Ini Pertolongan Pertama Saat Kulit Terbakar
Kamis 03-09-2026,13:11 WIB
Aneh tapi Nyata, Kenapa Kucing Suka Mendekati Orang yang Takut Padanya?
Kamis 03-09-2026,13:05 WIB
5 Kebiasaan Sehari-hari untuk Menjaga Postur dan Kesehatan Tulang Belakang
Kamis 03-09-2026,13:00 WIB