MUKOMUKO, BE - Tim penetapan tapal batas (Tabat) antara Kabupaten Mukomuko, Bengkulu dengan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), menunda kedatangannya. Sebelumnya telah dijadwalkan pada 24 Oktober 2014 lalu. “Penundaan itu langsung dari pusat. Dikarenakan adanya perubahan kabinet ,” ujar Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setdakab Mukomuko, Syafriadi SH ketika dikonfirmasi Bengkulu Ekspress. Pengecekaan tapal batas dua provinsi itu, merupakan tahapan terakhir pemerintah sebelum diterbitkan surat keputusan penetapan oleh Mendagri. Informasinya, tim itu akan menjadwalkan kembali dan masih menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat melalui Pemprov Bengkulu. Tujuan tim pusat turun kelokasi bukan untuk melakukan pengukuran ulang. Melainkan, hanya mengecek batas – batas yang telah disepakati antara Kabupaten Mukomuko, Pemprov Bengkulu, bersama Kabupaten Pesisir Selatan dan Pemprov Sumatera Barat, beberapa bulan lalu. Isi dalam kesepakatan itu pemasangan patok mengikuti koordinat. Yakni, dititik dopler 1829 di sungai Serik terletak pada koordinat TM – 3 derajat 47.2 X = 272495 Y = 1235942 dan pada titik dopler 1831 di muara sungai Semeluk terletak pada koordinat TM – 3 derajat 47.2 X = 257105 Y = 1228095. “ Tidak ada perubahan sejengkal pun. Tetap berdasarkan kesepakatan dalam pengambilan koordinat. Tim pusat hanya ingin melihat langsung fakta dilapangan. Yang selanjutnya akan disahkan atau ditetapkan tabat itu oleh Kemendagri,” tegasnya. Jika telah ditetapkan Mendagri, tambah Syafriadi, selanjutnya dipasang perapatan patok diwilayah tersebut. Perapatan patok itu dipasang sekitar 18 KM. Lokasi yang langsung berbatasan itu dari wilayah Bengkulu, masuk di beberapa desa di Kecamatan Lubuk Pinang dan XIV Koto. Sedangkan dari wilayah Sumbar, berbatasan langsung di Silaut 2 dan 6 Kabupaten Pesisir Selatan. (900)
Pengecekan Tabat Bengkulu – Sumbar Ditunda
Senin 27-10-2014,18:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 19-10-2026,12:28 WIB
Muhaimin Sebut Sekolah Rakyat Jadi Model Baru Pendidikan dan Pemberdayaan Nasional
Senin 19-10-2026,12:22 WIB
Mulai 2027, Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis? Simak Penjelasan Mendikdasmen
Senin 19-10-2026,10:31 WIB
Osteoporosis Tak Bergejala, Patah Tulang Panggul Berisiko Fatal bagi Lansia
Senin 19-10-2026,10:54 WIB
Ramadhipa Jaga Peluang Papan Atas Moto3 Junior di Misano
Senin 19-10-2026,12:04 WIB
Link Download Logo Hari Santri 2026 Resmi, Lengkap dengan Filosofinya
Terkini
Senin 19-10-2026,16:03 WIB
Drainase di RT 08 Surabaya Permai 1 Dibenahi, Lingkungan Diharapkan Makin Nyaman
Senin 19-10-2026,15:59 WIB
Drainase Perumahan Bumi Mas Dibangun, Warga Bentiring Kini Lebih Tenang Hadapi Musim Hujan
Senin 19-10-2026,15:55 WIB
Dinas PUPR Kota Bengkulu Tingkatkan dan Rehabilitasi Drainase Gang Merpati 18 Rawa Makmur
Senin 19-10-2026,15:53 WIB
Syamsu Ihwan Nilai Eks Mess Pemda Strategis untuk Kantor Wali Kota dan Pengembangan Kawasan
Senin 19-10-2026,15:51 WIB