PALEMBANG, BE - Sebuah bom rakitan meledak di pemukiman warga, Kamis (8/10) sekitar pukul 04.00 WIB. Bom tersebut meledak di rumah Evi Susanti (40), warga Jl Sultan Mahmud Badaruddin II, Lr Margo II, Kecamatan Sukarami, Palembang Sumsel. Korban yang tidak mengetahui paket bom tersebut menderita luka bakar dan harus dilarikan ke rumah sakit. Menurut keterangan saksi Turina (37), korban Evi Susanti tidak mengetahui jika bungkusan dalam plastik kresek hitam itu adalah bom rakitan. Korban mengira paket yang ditaruh di teras rumahnya adalah barang belian adiknya dan dikira lampu emergency. \"Pas dicolokke ke listrik, bom meledak,\" kata Turina. Tempat kejadian perkara yang terletak persis di seberang kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Palembang tersebut tengah dipasangi garis polisi. Adapun korban sedang menjalani perawatan karena mengalami luka bakar. Peristiwa tersebut juga didalami tim Gegana Brigade Mobil dan Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Sumatera Selatan. Pardi, tetangga korban, mengatakan ledakan terjadi ketika sebagian besar warga sekitar masih pulas tidur, sementara warga lainnya bersiap untuk menunaikan salat subuh. “Saya sedang tidur dan terbangun setelah mendengar ledakan,” kata Pardi. Sementara itu polisi bekerja keras menyelidiki pengirim bom kado yang terbungkus dalam kotak lampu emergency yang meledak di rumah Evi Susanti. \"Kita masih melakukan pemeriksaan pada para saksi tetapi sepertinya ini bermotif masalah keluarga. Kita akan cari tahu darimana, siapa pelakunya dan darimana bisa merakit bom,\" kata Kapolri Jenderal Sutarman. Akibat ledakan bom itu, Evi mengalami luka ledakan serius dan kritis. Perempuan 40 tahun itu kini dirawat di Rumah Sakit Myria, Palembang untuk menjalani perawatan. Saksi dalam kasus ini di antaranya adalah adik korban bernama Karlesi. Perempuan 27 tahun ini mengaku kado itu ditemukan saat pulang kerja dari sebuah kafe di Palembang pada Kamis pukul 03.40 WIB. Kotak itu diletakkan di teras rumah. Karlesi sama sekali tidak mengira bahwa kado tersebut berisi bom. Karena berpikir untuk kakaknya, kado yang terbungkus sangat rapi dalam kotak lampu darurat itu diberikan kepada kakaknya, Evi. Saat dibuka, di dalamnya ada sebuah lampu emergency dan kemudian meledak. Karlesi sendiri diketahui baru bercerai lima bulan lalu dan sedang berebut hak asuh anak dengan mantan suaminya. Sejak itu Karlesi kerap mendapat ancaman pembunuhan dari mantan suaminya itu. \"Makanya sedang kita dalami ke arah motif keluarga itu,\" sambung Sutarman.(**)
Bom Kado Meledak, 1 Terluka
Jumat 10-10-2014,10:33 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 20-03-2026,09:17 WIB
Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Bengkulu Utara Digelar di 13 Lokasi
Jumat 20-03-2026,15:44 WIB
Mudik Nyaman Bersama Honda, Ribuan Konsumen Setia Berangkat Pulang Kampung
Jumat 20-03-2026,18:06 WIB
Presiden Imbau Hemat Energi, Pertamina Bagi Tips Masak yang Lebih Efisien
Jumat 20-03-2026,15:40 WIB
Polda Bengkulu Siap Gelar Operasi Ketupat Nala 2026, Fokus Amankan Arus Mudik hingga Kawasan Rawan
Jumat 20-03-2026,15:51 WIB
Ribuan Warga Muhammadiyah Rejang Lebong Gelar Shalat Idul Fitri di Lima Lokasi
Terkini
Jumat 20-03-2026,20:14 WIB
Polisi Amankan Salat Id Muhammadiyah di Kaur, Kapolres Minta Jaga Toleransi
Jumat 20-03-2026,20:10 WIB
BMKG Bengkulu Prediksi Cuaca Cerah Berawan saat Idulfitri, Warga Diminta Tetap Waspada
Jumat 20-03-2026,20:08 WIB
DLH Kota Bengkulu Siagakan 200 Personel Kebersihan Saat Idul Fitri
Jumat 20-03-2026,20:07 WIB
Pemkot Bengkulu Gelar Salat Idul Fitri di Dua Lokasi, Warga Tetap Bisa Bersilaturahmi dengan Wali Kota
Jumat 20-03-2026,20:04 WIB