JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin Noke Kiroyan mengatakan, gejolak perpolitikan di Indonesia akhir-akhir ini menjadi salah satu faktor penyebab menurunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Para pengusaha khawatir ekonomi terganggu jika gonjang-ganjing politik tidak kunjung selesai. \"Seharusnya setelah Pilpres selesai masalah politik habis, jadi bisa melanjutkan program-program ekonomi dengan lebih baik,\" tegasnya, kemarin. Noke menilai ketidakakuran parlemen yang dikuasai oleh kubu Koalisi Merah Putih terhadap kubu Koalisi Indonesia Hebat Joko Widodo-Jusuf Kalla hanya akan berlangsung sesaat saja. \"Nanti kita lihat. Saya nggak mau berspekulasi. Tapi menurut saya itu semua hanya sementara, kalau negosiasi politik sudah terpenuhi maka itu selesai. Saya yakin semua akan kembali normal. Toh mereka juga warga negara yang menginginkan Indonesia baik,\" sebutnya. Dia menilai hingga saat ini dampak gonjang ganjing politik terhadap operasional bisnis belum bisa nampak secara jelas. Hanya saja jika rupiah terus melemah dan daya beli masyarakat menurun otomatis akan berpengaruh terhadap kinerja produksi. \"Yang pertama kali kena nanti daya beli lalu kemudian akan berimbas ke kinerja produksi, kalau itu terjadi pasti gawat bagi perekonomian nasional,\" jelasnya. (owi/wir/mia/gen)
Politik Panas, Nilai Rupiah Turun
Jumat 10-10-2014,08:41 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 10-07-2026,15:38 WIB
Korupsi Pamsimas Mukomuko: Tersangka Kembalikan Rp518 Juta, Proses Pidana Tetap Lanjut
Jumat 10-07-2026,15:33 WIB
Tinjau Kawasan Mess Pemda, Wali Kota Bengkulu Pastikan Penataan Tanpa Menggusur Pedagang
Jumat 10-07-2026,15:23 WIB
Keterangan Ahli di Persidangan Justru Perkuat Langkah CV Mandiri Sejahtera Laporkan Dugaan Penggelapan Dana
Jumat 10-07-2026,15:45 WIB
Dinas Perikanan Bengkulu Selatan Kembali Gulirkan Budikdamber, Warga Dibekali Benih, Pakan dan Pendampingan
Jumat 10-07-2026,15:30 WIB
Kapolda Bengkulu dan Kominfotik Perkuat Sinergi Tangkal Hoaks, Soroti Kekerasan Perempuan dan Anak
Terkini
Jumat 10-07-2026,15:45 WIB
Dinas Perikanan Bengkulu Selatan Kembali Gulirkan Budikdamber, Warga Dibekali Benih, Pakan dan Pendampingan
Jumat 10-07-2026,15:38 WIB
Korupsi Pamsimas Mukomuko: Tersangka Kembalikan Rp518 Juta, Proses Pidana Tetap Lanjut
Jumat 10-07-2026,15:33 WIB
Tinjau Kawasan Mess Pemda, Wali Kota Bengkulu Pastikan Penataan Tanpa Menggusur Pedagang
Jumat 10-07-2026,15:30 WIB
Kapolda Bengkulu dan Kominfotik Perkuat Sinergi Tangkal Hoaks, Soroti Kekerasan Perempuan dan Anak
Jumat 10-07-2026,15:25 WIB