ARGA MAKMUR, BE- Angka perceraian suami istri di Kabupaten Bengkulu Utara (BU) mengalami peningkatan. Sejak Januari hingga September ini, Pengadilan Agama (PA) BU 400 lebih gugatan cerai. Hal ini menempatkan BU menjadi angka perceraian tertinggi kedua seprovinsi, setelah Kota Bengkulu. \"Lebih dari 400 perkara sampai saat ini, dibandingkan tahun lalu, tahun ini mengalami peningkatan,\" ungkap Ketua PA BU, Abdul Somad . Ditambahkannya, pemicu meningkatnya angka perceraian tersebut didominasi karena faktor ekonomi. Seperti diketahui, masyarakat BU mayoritas perekonomiannya bersumber dari pertanian, perkebunan, seperti karet, sawit dan lainnya. Sedangkan hasil pertanian saat ini tengah mengalami krisis harga. Sebab kini banyak hasil pertanian, terutama karet harganya anjlok. Hal tersebut berbeda dengan Kota Bengkulu yang angka percerain dipicu oleh adanya orang ketiga. \"Di sini beda dengan penyebab perceraian di Kota Bengkulu yang karena orang ketiga,\" tambah Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bengkulu, Drs H Said Husein SH MH. Menurutnya, karena pengaruh komunikasi yang semakin canggih, akhirnya perceraian disebabkan oleh pengaruh orang ketiga. Jika masalah perekonomian, di Kota Bengkulu sudah tidak trend lagi, sebab orang yang tergolong tidak mampu di Kota tidak terlalu banyak. Memang ada yang hidupnya sederhana, tapi yang miskin sedikit. \"Pengaruh orang ketiga itu justru meningkat pada instansi-instansi pemerintah akhir-akhir tahun ini meningkat drastis,\" pungkas Said. (927)
400 Pasangan Cerai
Kamis 02-10-2014,16:41 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 19-04-2026,19:33 WIB
Meski Tertunda, Pemprov Terus Genjot Kelanjutan Tol Bengkulu –Lubuklinggau
Minggu 19-04-2026,15:01 WIB
Produk Halal Jadi Kebutuhan Mendasar, Komisi VIII DPR RI Ingatkan Kesadaran Masyarakat dan Pelaku UMKM
Minggu 19-04-2026,13:43 WIB
Kesiapan Bengkulu Hadapi Ancaman Megathrust Terus Diperkuat Lewat Simulasi
Minggu 19-04-2026,14:56 WIB
Pengelolaan Dana Haji Kian Transparan, DPR RI dan BPKH Paparkan Sistem Pengawasan Berlapis di Bengkulu
Minggu 19-04-2026,14:13 WIB
Dinilai Konsisten Perjuangkan Kebijakan Kesehatan, Destita Khairilisani Raih The Change Maker Awards 2026
Terkini
Minggu 19-04-2026,19:43 WIB
Kue Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2025
Minggu 19-04-2026,19:33 WIB
Meski Tertunda, Pemprov Terus Genjot Kelanjutan Tol Bengkulu –Lubuklinggau
Minggu 19-04-2026,19:07 WIB
Luar Biasa! SPPG Padang Lebar Jadi Role Model Dapur Gizi Modern dan Ramah Lingkungan
Minggu 19-04-2026,19:01 WIB
Dari Lokal ke Digital, UMKM Bengkulu Selatan Siap Bersaing
Minggu 19-04-2026,15:01 WIB