BENGKULU, BE - Pemerintah Kota Bengkulu dinilai kurang serius dalam melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Bengkulu tentang Pemondokan, khususnya soal tempat kos-kosan. Hal ini tampak dari belum diketahuinya Perda tersebut oleh pemilik kos-kosan. Disampaikan Suparno (45), salah satu pemilik kos-kosan di Gang Juwita Unib Belakang Kelurahan Kandang Limun, mereka belum tahu menahu mengenai adanya Perda Kota Bengkulu yang mengatur tentang pemondokan. \"Memang kami pernah dengar cerita dari teman-teman. Tapi apa yang diatur dalam Perda itu kami belum tahu,\" katanya, kemarin. Senada diungkapkan Suranti (35) pemilik Pemondokan Vila Kayu di Gang Bersama Unib Belakang, Kecamatan Muara Bangkahulu. Suranti mengaku belum pernah mendapatkan sosialisasi mengenai Perda tersebut. \"Kami nggak tahu pihak mana yang berwenang. Karena belum pernah dapet sosialisasi,\" ungkapnya. Sementara Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu, Jahin Liha Bustami SSos, mengatakan, pihaknya masih menanti koordinasi dengan camat, lurah dan perangkat pemerintah terkecil seperti RT dan RW. Menurutnya, seharusnya pihak camat, lurah hingga RT dan RW telah mensosialisasikan Perda tersebut. \"Seharusnya sudah disosialisasikan,\" katanya. Jahin menjelaskan, instansinya bisa saja memberikan sanksi tegas bagi pemondokan yang melanggar ketentuan. Ketegasan ini telah ia tunjukkan selama memimpin korps penegak Perda ini selama satu tahun terakhir. \"Kalau sudah sosialisasi, kami bisa langsung bertindak,\" sampainya. Dikatakan Jahin, pentingnya penertiban pemondokan itu juga menyangkut telah maraknya perbuatan mesum dan penggerebekan di kos-kosan mahasiswa. Dia menilai wajar bila hal itu menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat. \"Memang itu untuk menjawab banyaknya perbuatan asusila sampai kasus pembunuhan dan tindakan kriminalitas di kos-kosan. Kami setuju harus cepat disosialisasikan,\" tuturnya. Perda Pemondokan mengatur setiap pemodokan harus memiliki izin. Bagi mereka yang tidak memilikinya akan di sanksi penjara 6 bulan atau denda Rp 5 juta. Belum berjalannya Perda ini ditengarai karena belum ada Peraturan Walikota (Perwal) sebagai teknis pelaksanaannya. Setiap pemodokan harus mendapatkan izin dari Badan Pusat Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Bengkulu. (009)
Perda Pemondokan, Pemkot Tak Serius
Rabu 01-10-2014,12:08 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 24-03-2026,19:15 WIB
Sopir Tak Tersedia, Jenazah Diantar Pickup, Pemkab Lebong Bertindak
Rabu 25-03-2026,14:48 WIB
Wabup Mukomuko Sidak OPD, ASN Mangkir Siap-Siap Disanksi
Rabu 25-03-2026,14:46 WIB
Wali Kota Pastikan Tak Ada Harga Tak Wajar di Pantai Panjang
Rabu 25-03-2026,15:54 WIB
Tragis! Pria di Bengkulu Nyaris Tewas Setelah Dibakar Mantan Kekasih
Rabu 25-03-2026,15:23 WIB
Safari Ramadan 2026 Selesai, Bantuan Rp500 Juta Disalurkan Lewat CSR Bank Bengkulu
Terkini
Rabu 25-03-2026,15:59 WIB
Bupati Rifai Tajuddin Warning ASN: Jangan Tambah Libur
Rabu 25-03-2026,15:54 WIB
Tragis! Pria di Bengkulu Nyaris Tewas Setelah Dibakar Mantan Kekasih
Rabu 25-03-2026,15:31 WIB
Pantai Batu Kumbang Dipadati Wisatawan, Kapolres Mukomuko Larang Pengunjung Berenang
Rabu 25-03-2026,15:28 WIB
Kapolres Kaur Turun Langsung Bantu Pemudik Pecah Ban
Rabu 25-03-2026,15:23 WIB