PINO RAYA, BE – Petani Desa Karang Cayo, Pino Raya, Bengkulu Selatan saat ini resah. Pasalnya sawah mereka gagal panen karena rusak diserang hama babi. “Beberapa minggu terakhir ini, sawah warga kami yang luasnya sekitar 20 hektar di ataran Air Selali diserang babi dan padipun gagal dipanen,” kata Sekretaris Desa Karang Cayo, Pino Raya, Wahidi. Menurut Wahidi, padi petani tersebut sebenarnya sebagian sudah siap panen minggu ini. Namun karena babi terus berkeliaran dan selalu merusak tanaman padi petani, maka panen akhirnya gagal. Bahkan sambung Wahidi, tidak hanya padi yang diserang babi, tanaman lainpun tidak bisa menghasilkan lantaran ikut menjadi amukan babi. Padahal para petani hampir setiap hari selalu menggelar acara buru babi. Namun karena peralatan kurang, upaya pun sia-sia dan bahkan babipun semakin ganas menggasak tanaman petani. Untuk itu dirinya berharap Pemda BS dapat membantu peralatan berburu babi baik itu lapon, tombak dan anjing. “Kalau tahun ini sudah dipastikan panen gagal, harapan kami ke depan jangan gagal lagi. Uuntuk itu kami sangat mengharapkan bantuan pemda untuk peralatan berburu bagi,” harap Wahidi. (369)
Puluhan Hektar Sawah Diamuk Babi
Rabu 24-09-2014,14:08 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,13:29 WIB
Warga Tangkap Terduga Begal di Sindang Kelingi, Satu Pelaku Kabur
Minggu 29-03-2026,17:54 WIB
Korsleting Listrik Dominasi Kasus Kebakaran di Bengkulu, 25 Insiden Terjadi Awal 2026
Minggu 29-03-2026,19:02 WIB
Pantai Zakat Jadi Primadona Libur Lebaran, Wisatawan Nikmati Serunya Bermain Air
Terkini
Minggu 29-03-2026,20:10 WIB
Arus Balik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat Tembus 213 Ribu Kendaraan
Minggu 29-03-2026,20:04 WIB
Ini Enam Penyakit Pasca Lebaran yang Harus Diwaspadai
Minggu 29-03-2026,19:51 WIB
Pengungkapan Judi Online Berlanjut, Dorongan Publik Perkuat Pengawasan Pembayaran Digital
Minggu 29-03-2026,19:41 WIB
Dua Remaja Hanyut di Sungai Lubuk Langkap, Satu Selamat Satu Masih Dalam Pencarian
Minggu 29-03-2026,19:38 WIB