BINTUHAN,BE- Cuaca buruk melanda Kabupaten Kaur belakangan terakhir ini, berimbas kepada harga sayuran di pasaran. Pasalnya, kondisi tak bersahabat ini mengakibatkan berkuranganya hasil panen sayuran para petani. Kondisi ini memaksa para pedagang sayuran mendatangkan berbagai jenis sayuran di luar daerah. “Rata-rata pedagang sayur di pasar Impres ngambil sayurnya dari Lampung, dan saat cuacara buruk seperti ini harganya mulai naik,”ujar Wansim (43), pedagang sayur mayur di Pasar Impres, kemarin. Wansim mengatakan, harga sayuran dan ikan olahan mengalami kenaikan. Di Pasar Impres kota Bintuhan, misalnya, harga bawang putih dari Rp 17 ribu per kilogram naik menjadi Rp 24 ribu per kilogram, cabai merah juga naik dari Rp 14 ribu per kilogram menjadi Rp 24 ribu per kilogram. “Semenjak musim hujan ini hampir semua kebutuhan pokok, maupun ikan laut semuanya naik,”ujarnya. Lanjut Wansim, para pedagang sayuran mengaku pasokan sayuran akhir-akhir ini berkurang. Malah, untuk sayuran seperti buncis sudah mulai sulit ditemukan. Menurutnya, tersendatnya pasokan sayuran ke pedagang imbas dari cuaca buruk seperti intensitas hujan yang cukup tinggi. “Hasil sayuran juga jadi berkurang kalau cuacanya buruk seperti sekarang. Tidak sedikit tanaman petani yang rusak akibat terkena bencana banjir dan longsor. Belum lagi, kualitasnya sayuran kalau musim hujan cepat jelek,”keluhnya. Hal senada juga disampaikan Tenti (31), pedagang suyur pasar impres. Harga diperkirakan akan terus mengalami kenaikan apabila cuaca buruk terus terjadi. Saat ini banyak pedagang terpaksa mendatangkan pasokan dari luar daerah. “Ya alternatifnya kami mencari pasoan sayuran dari beberapa daerah di luar daerah. Harganya juga akan ikut naik,”ujarnya. Kenaikan harga akibat cuaca burukpun terasa pada harga ikan laut. Seperti ikan pidang tongkol harganya merangkak naik hingga 30 persen. Seperti jenis ikan-ikan favorit seperti ikan kakap merah, tengiri dan ikan kerapu. Cumi-cumi mengalami kenaikan yang paling tinggi yaitu 17 ribu rupiah menjadi 30 ribu rupiah perkilogram. \"Karena musim hujan dan laut yang berombak, sehingga hasil tangkapan nelayan menurun dan akibatnya harga pun naik,\"ujar Manto (51) nelayan sekitar Linau kemarin.(618)
Harga Sayuran dan Ikan Melejit
Senin 22-09-2014,20:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,14:48 WIB
Bayar PBB Kini Lebih Praktis, Bapenda Kota Bengkulu Hadirkan Layanan Pembayaran Lewat Mobile Banking
Senin 29-06-2026,14:12 WIB
Ditinjau Dirjen Cipta Karya Chandra Situmorang, Pemkot Bengkulu Tegaskan Dukung Penuh Penataan DDTS
Senin 29-06-2026,14:39 WIB
Bocah 9 Tahun Nyaris Diculik di Kepahiang, Lolos dari Kebun Kopi Saat Motor Pelaku Pecah Ban
Senin 29-06-2026,14:56 WIB
Kasus Cik Oboy Makin Melebar, Polisi Bongkar Aliran Dana dan Buru Dugaan Pelaku Lain
Terkini
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Senin 29-06-2026,16:50 WIB
25 Kepala Sekolah Dilantik, Pemkab Bengkulu Utara Perkuat Mutu Pendidikan
Senin 29-06-2026,16:48 WIB
Prabowo Bersih-Bersih BUMN: Selamat Tinggal Penggerogot Uang Negara!
Senin 29-06-2026,15:37 WIB
Pemkot Bengkulu Percepat Digitalisasi PAD, Libatkan OPD hingga Lurah
Senin 29-06-2026,15:32 WIB