SATU jadwal makan yang sering terlupakan adalah sarapan. Sarapan sering disepelekan hanya karena alasan tidak sempat, bangun terlambat dan sebagainya. Padahal, sarapan justru merupakan jadwal makan yang paling penting. Jika secara teratur anda melewatkan sarapan, kebiasaan ini bisa membahayakan kesehatan, terutama bagi anak-anak. Salah satunya, bisa meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Menghindari sarapan dan memilih beraktivitas dengan perut kosong justru bisa menyebabkan obesitas. Rasa lapar berlebihan menjelang siang membuat Anda mengonsumsi makanan berlemak tinggi lebih banyak. Hal ini bisa menyebabkan lemak menumpuk di sekitar perut, dan meningkatkan kadar kolesterol, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Selain itu, bagi anak-anak yang melewatkan sarapan dapat meningkatkan risiko diabetes di kemudian hari. Penelitian menunjukkan anak-anak Inggris yang tidak makan pagi setiap hari dapat meningkatkan kesempatan mereka untuk mengembangkan diabetes tipe 2 dan menjadi resisten insulin ketika usia mereka bertambah. Mereka memiliki kadar insulin lebih tinggi setelah tidak makan dan tubuh mereka kurang mampu merespon hormon yang biasanya mengatur jumlah gula dalam aliran darah. Hal ini menyebabkan gula membangun dalam aliran darah bukannya digunakan sebagai bahan bakar, yang menyebabkan gejala seperti kelelahan ekstrim dan haus. Diabetes juga dapat menyebabkan kebutaan dan gagal ginjal dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. \"Sarapan biasa, khususnya yang melibatkan konsumsi sereal tinggi serat, bisa melindungi terhadap perkembangan awal risiko diabetes tipe 2,\" kata peneliti Dr. Angela Donin, seperti laman Daily Mail, Minggu (21/9). \"Kami sudah tahu bahwa memberi anak Anda sarapan yang sehat, sebagai bagian dari diet seimbang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan,\" kata Direktur penelitian, Dr. Alasdair Rankin. \"Penelitian lebih lanjut akan diperlukan untuk membantu kita memahami hubungan yang tepat antara sarapan dan pengembangan diabetes tipe 2,\" pungkasnya.(fny/jpnn)
Anak Tidak Sarapan Berisiko Diabetes
Senin 22-09-2014,12:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 23-10-2026,17:03 WIB
Program 4 in 1 Antar Dokumen ke Rumah Duka, Inovasi Pemkot Bengkulu Dapat Apresiasi Dukcapil Pusat
Jumat 23-10-2026,14:47 WIB
Polres Mukomuko Ungkap Kasus Peredaran Samcodin hingga Dugaan Penyerobotan Tanah Rp958 Juta
Jumat 23-10-2026,17:05 WIB
Pemanfaatan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota Bengkulu Ditargetkan Beroperasi 2027
Jumat 23-10-2026,14:53 WIB
Kebakaran Dua Ruko Gudang di Bumi Ayu Bengkulu, Satu Orang Ditemukan Meninggal
Jumat 23-10-2026,14:56 WIB
MBK Ventura dan Baznas Salurkan 350 Paket Sembako di Muara Bangkahulu Kota Bengkulu
Terkini
Jumat 23-10-2026,17:05 WIB
Pemanfaatan Mess Pemda Jadi Kantor Wali Kota Bengkulu Ditargetkan Beroperasi 2027
Jumat 23-10-2026,17:03 WIB
Program 4 in 1 Antar Dokumen ke Rumah Duka, Inovasi Pemkot Bengkulu Dapat Apresiasi Dukcapil Pusat
Jumat 23-10-2026,15:00 WIB
Polda Bengkulu Sita Dua Bidang Tanah dari Penelusuran Aset Kasus Korupsi Rekrutmen Non-ASN RSKJ Soeprapto
Jumat 23-10-2026,14:56 WIB
MBK Ventura dan Baznas Salurkan 350 Paket Sembako di Muara Bangkahulu Kota Bengkulu
Jumat 23-10-2026,14:53 WIB