BENTENG, BE - Rencana pembangunan jalan dua jalur dari Kantor Bupati di Desa Ujung Karang menuju komplek perkantoran Desa Renah Lebar sepanjang 30 km terkendalaizin dari PT Agri Andalas. Perusahaan itu belum memberikan jawaban atas permohonan pembangunan jalan yang masuk dalam wilayah Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan perkebunan tersebut. Sementara, sekitar 57 kepala keluarga pemilik lahan lainnya, sudah sepakat untuk dilakukan ganti rugi. \"Belum, PT Agri Andalas belum memberikan jawaban atas MuO yang kita layangkan,\'\' ujar Kepala Bagian Adminitrasi Pertanahan Pemda Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Edy Susila, S.Tp pada BE kemarin. Menurut Edy, atas kendala itu rencananya, hari Senin (22/9) nanti, Pemkab Benteng melakukan rapat bersama, antara unsur FKPD (Forum KOmunikasi Pimpinan Daerah) Provinsi Bengkulu dan kabupaten membahas persoalan PT Agri Andalas yang tidak mau mengizinkan pembangunan jalan dua jalur tersebut. Rapat itu, juga akan dihadiri oleh Gubernur Bengkulu, Bupati dan lainnya. \"Sebenarnya pembangunan jalan dua jalur ini juga menguntungkan bagi PT Agri Andalas tersebut,\" tegasnya. Dijelaskan Edy, dalam permohonan itu, Pemda mengajukan kepada PT Agri andalas untuk pembebasan lahan sepanjang 5 km dan lebar 30 m. Lahan itu, seluruh termasuk kedalam HGU, yang akan habis sampai 2020 nanti. Sebab, perpanjangan HGU bari dilakukan pada tahun 2005 lalu. Sewaktu Benteng masih menjadi bagian dari Kabupaten Bengkulu utara. \"Untuk tanam tumbuh di PT Agri Andalas itu tetap akan kita ganti rugi. Namun, kalau lahan itukan bukan milik PT Agri Andalas,\" bebernya. Ia menambahkan, untuk melakukan pembebasan lahan pembangunan jalan dua jalur itu, sudah disiapkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar. Anggaran yang bersumber dari APBD Benteng tahun 2014 itu, untuk mengganti rugi lahan warga sebanyak 57 KK dan tanam tumbuh di PT Agri Andalas. \'\'Harapannya, PT Agri Andalas dapat hadir dalam rapat bersama nanti. Sehingga, dapat diambil keputusan. Sehingga, pembanguna dapat dilaksanakan. Kendalanya, hanya tinggal dari PT Agri Andalas ini saja, sedangkan 57 KK lainnya, sudah sepakat diganti rugi lahannya,\" tutupnya. Sejauh ini Managemen PT Agri Andalas belum dapat konfirmasi terkait pengajuan izin pembangunan jalan 2 jalur tersebut. (111)
Jalan Dua Jalur Terkendala PT Agri
Sabtu 20-09-2014,16:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 25-10-2026,19:00 WIB
Puncak Honda Bikers Day 2026, 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan di Ambarawa
Senin 26-10-2026,11:54 WIB
Dino Patti Djalal Buka Suara, Tegaskan 28 Tahun Mengabdi untuk Indonesia dan Bantah Tak Nasionalis
Senin 26-10-2026,09:47 WIB
Laporan Rahasia CIA Terungkap, Israel Dibayangi Ancaman Perang Saudara! Ini Pemicunya
Senin 26-10-2026,09:37 WIB
Karhutla Didorong Jadi Bencana Nasional, Nuroji Soroti Konsekuensi yang Harus Dipertimbangkan
Senin 26-10-2026,09:23 WIB
Bentuk Segitiga di Telapak Tangan, Benarkah Jadi Pertanda Datangnya Rezeki?
Terkini
Senin 26-10-2026,12:58 WIB
Wakapolda Bengkulu Turun ke Sekolah, Ingatkan Pelajar Bahaya Narkoba hingga Bullying ?
Senin 26-10-2026,12:56 WIB
Operasi Patuh Nala 2026 di Bengkulu, Helm Tak SNI dan Kendaraan Tanpa TNKB Jadi Perhatian
Senin 26-10-2026,12:53 WIB
Polda Bengkulu Sita Dua Sertifikat Tanah dan Mobil dalam Kasus Dugaan Korupsi Disparpora Kepahiang
Senin 26-10-2026,12:52 WIB
Borong Juara di Lima Kelas, Dirlantas Polda Bengkulu Ajak Anak Muda Tinggalkan Balap Liar
Senin 26-10-2026,12:47 WIB