KEPAHIANG, BE - Sejumlah warga yang gagal melamar CPNS akibat masalah Nomor Induk Kependudukan (NIK) ditolak sistem komputerisasi Panselnas BKN, kemarin (19/9) mendatangi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kepahiang. Para pencari kerja (Pencaker) tersebut memprotes data NIK pada Dinas Dukcapil yang tak dapat digunakan tersebut. Kepala Dinas Dukcapil Kepahiang, Su\'urdi S Sos tidak menampikkan adanya protes warga tersebut. Menurutnya, ia sudah menjelaskan langsung terkait keluhan masing-masing itu kepada warga bersangkutan. \"Keluhannya NIK mereka tidak diterima oleh Panselnas karena tidak masuk dalam Administrasi Kependudukan (Adminduk) pusat,\" tegas Su\'urdi. Dikatakan Su\'urdi, permasalahan itu bukan kewenangan pihaknya. Karena yang namanya NIK warga, dari kabupaten langsung di-update ke sever Adminduk Pusat. Adminduk berada di Dirjen Kependudukan Kemendagri. Oleh Kemenpan, data kependudukan tersebut disharing, kemudian langsung diserahkan ke Panselnas. \"Kita juga tidak tahu kenapa ditolak Panselnas, yang jelas kalau memiliki NIK pasti bisa mendaftar CPNS,\" terang Su\'urdi. Dijelasaknnya dalam masalah ini pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak pusat. Dari koordinasi itu disarankan bagi pelamar yang NIK ditolak Panselnas bisa langsung menghubungi no handphone 08168620076 atas nama Zainul. Untuk mengecek NIK di Adminduk, masing-masing warga bisa mengakses langsung. Syaratnya mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB. Sebab di luar jam tersebut loadingnya lama serta sering terjadi gangguan. Sehingga saat mengecek NIK, mendapatkan konfirmasi tidak terdata. (320)
Gagal Lamar CPNS, Protes Dukcapil
Sabtu 20-09-2014,15:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 01-09-2026,14:52 WIB
Camkoha Melekat dengan Bengkulu, Ustad Affan: Berawal dari Rakyat Bengkulu
Selasa 01-09-2026,16:58 WIB
Relawan SPPG Ratu Agung Keluhkan Hak Kerja dan BPJS Kesehatan
Selasa 01-09-2026,23:02 WIB
Astra Motor Bengkulu Umumkan 5 Finalis AHM Best Student 2026, Siap Bertarung di Tingkat Regional
Selasa 01-09-2026,23:15 WIB
Serbu Promo Honda September, Ada Potongan Angsuran hingga Rp7,2 Juta
Rabu 02-09-2026,10:56 WIB
Benarkah Air Kelapa Bisa Menggantikan Minuman Elektrolit? Ini Faktanya
Terkini
Rabu 02-09-2026,13:19 WIB
HP dan Ngantuk Jadi Pemicu Utama, Lakalantas di Mukomuko Tembus 72 Kasus
Rabu 02-09-2026,13:15 WIB
Tertahan di Mukomuko Akibat Gaji Sebulan Tak Dibayar, 8 Buruh Asal Jabar Akhirnya Dipulangkan
Rabu 02-09-2026,13:14 WIB
Mukomuko Gandeng Tharabumi Bangun Pabrik Penggilingan Padi di Aur Cina
Rabu 02-09-2026,12:03 WIB
Ternyata Bukan Overcharge, Ini Kebiasaan yang Bisa Bikin Baterai HP Cepat Menurun
Rabu 02-09-2026,11:29 WIB