SELUMA TIMUR, BE - Pembangunan di Kabupaten Seluma masih terus digeber. Namun kenyataanya, pembangunan belum dirasakan merata di sejumlah daerah. Seperti di jalan Desa Simpang menuju Desa Selebar Kecamatan Seluma Timur, jalan dengan panjang 4 kilometer mengalami kerusakan parah. “Pembangunan belumlah sepenuhnya kami merasakannya. Jalan penghubung desa ini tidak pernah dilakukan perbaikan terhitung dari tahun 1980 lalu,” sampai Kades Simpang Aldy Jaya SH, kepada BE. Menurutnya, jalan penghubung antar desa itu merupakan akses yang selalu dilewati warga. Sudah semestinya diperbaiki oleh pemerintah, karena menyangkut kepentingan masyarakat. Kerusakan jalan itu kerap menimbulkan kecelakaan, bagi warga yang melintas dengan membawa sejumlah hasil perkebunan.“Proposal telah beberapa kali disampaiakan ke Pemda Seluma maupun ke DPRD Seluma. Namun sampai sekarang tidak ada hasil dari proposal tersebut,” bebernya. Beberapa kali warga di desa ini kerap melakukan Musrenbang antar desa di kecamatan. Hanya saja, kerusakan jalan penghubung ini akan dibangun tahun mendatang. Namun sudah 2 tahun berlalu, pembangunan yang diharapkan tak kunjung terealisasikan. “Kita juga sangat berharap, jalan penghubung di prioritaskan untuk dilakukan pengoralan atau pengerasan. Sehingga aksespun menjadi lancar,” sampainya Terpisah, Plt Sekda Seluma Irihadi Msi menjelasakan, pembangunan akan menjadi skala prioritas Pemda Seluma. Hanya saja, usulan dari kades dan masyarakat setempat, akan diakomodir untuk dilakukan pembangunan. Namun, Pemda Seluma kembali meminta sejumlah proposal dan kedepannya dapat diakomodir melalui APBD tahun 2015 mendatang.“ Kita tidak bisa langsung bisa menerima sejumlah usulan. Melainkan akan memilah-milah mana pembangunan yang mendesak untuk dilakukan,” terangnya. Plt Sekda mengimbau, sejumlah desa mulai saat ini sudah bisa untuk mengajukan usulan pembangunan desanya. Dengan catatan harus pekerjaan yang riil, dan harus menggunakan anggaran melebihi Rp 200 juta. Sedangkan yang dibawah Rp 200 juta maka bisa dilakukan perbaikan dengan menggunakan alokasi dana desa (ADD). “Tidak semua angaran bisa diplotkan untuk pembangunan. Saat ini desa juga diberikan ADD untuk melakukan pembangunan secara bersama warganmya,” pungkasnya. (333)
Puluhan Tahun Jalan Rusak
Senin 15-09-2014,21:40 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 18-04-2026,17:50 WIB
Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu Makin Mudah, Ini Cara Praktis Lewat BRImo
Sabtu 18-04-2026,15:38 WIB
Egrek Sentuh Kabel PLN, Pemuda di Seluma Meninggal di TKP
Sabtu 18-04-2026,15:18 WIB
Bank Bengkulu Bawa Event Nasional ke Daerah, Undian Simpeda Agustus 2026 Digelar di Bengkulu
Sabtu 18-04-2026,14:56 WIB
Wali Kota Bengkulu Ikut Berhaji, Persiapan Keberangkatan Jemaah 2026 Capai Tahap Akhir
Sabtu 18-04-2026,15:47 WIB
Bengkulu di Ring of Fire, Masyarakat Didorong Mandiri Hadapi Bencana
Terkini
Sabtu 18-04-2026,17:56 WIB
Rahasia Hidup Bahagia, Mulai dari Bersyukur hingga Jaga Kesehatan Mental
Sabtu 18-04-2026,17:50 WIB
Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu Makin Mudah, Ini Cara Praktis Lewat BRImo
Sabtu 18-04-2026,17:38 WIB
Ciptakan Suasana Kerja Nyaman, Ini Strategi Tingkatkan Produktivitas Karyawan
Sabtu 18-04-2026,16:41 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Komunitas Drone dan Fotografi Ramaikan Karnaval Batik Besurek 2026
Sabtu 18-04-2026,15:47 WIB