BENGKULU, BE - Terungkapnya motif mafia BBM membuat beberapa anggapan jika mafia tersebut dibacking oleh aparat penegak hukum untuk mengamankan kejahatan penyalahgunaan BBM tersebut. Dir Reskrimsus Polda Bengkulu, Kombespol Roy Hardi Siahaan SIK MH tak menampik hal itu, karena itu dia tak segan-segan akan menindak tegas oknum aparat yang melakukan tindakan nakal tersebut. \"Kalau memang ada akan kita tindak tegas, untuk saat ini kasus penyalahgunaan BBM ini masih akan terus kita kembangkan, karena tindakan ini sangat merugikan masyarakat,\" ujar Roy. Dikatakan Roy, penyalahgunaan BBM subsidi tersebut kerap menjadi salah satu faktor utama terjadinya kelangkaan saat ini. Karena itu, Roy mengancam dan memberi deadline selama 4 hari untuk para pengusaha agar segera menghentikan aksi penimbunan BBM sekaligus penyelewengan BBM bersubsidi. \"Saya kasih waktu empat hari untuk memperbaiki sistem, kalau tidak akan kita tindak tegas dan tidak akan kita kasih ampun,\" sampainya. Sebelumnya, Polda berhasil mengungkap mafia BBM di kawasan PT FK Putri Hijau, yang bergerak di bidang penambangan. PT ini menyewa jasa niaga (pengangkutan) kepada PT S dan PT RMB untuk barang jenis batubaranya. Dalam perjanjian atau kontrak kerja, kedua PT transportir tersebut tidak diperkenanakan untuk menggunakan BBM bersubsidi. Tapi realisasinya, kedua PT tersebut malah mengambil kepada pengecer yang memiliki HO untuk membeli BBM bersubsidi ke SPBU. Alhasil, kedua perusahaan ini ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat UU Minerba, diancam pidana kurungan maksimal 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 60 miliar. (609)
Mafia BBM Dibacking Oknum Aparat?
Kamis 11-09-2014,11:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 27-09-2026,21:38 WIB
Paguyuban Motor Honda Bengkulu Ramaikan Honda Bikers Day Regional Sumatera di Lampung
Minggu 27-09-2026,21:40 WIB
Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon
Senin 28-09-2026,09:53 WIB
Mantan Kadis Disparpora Kepahiang Jadi Tersangka, Kerugian Negara Rp1,6 Miliar
Senin 28-09-2026,14:16 WIB
Kartini Bekasi Sulap Limbah Plastik Jadi BBM
Senin 28-09-2026,14:03 WIB
Dugaan Penyimpangan Anggaran di Sekretariat DPRD Lebong Dilaporkan ke Kejati Bengkulu
Terkini
Senin 28-09-2026,14:25 WIB
Mempercepat Operasional Kopdes Merah Putih
Senin 28-09-2026,14:22 WIB
Meningkatkan Kemampuan Siswa Sesuai Standar PISA
Senin 28-09-2026,14:19 WIB
Hilirisasi Kemiri Tingkatkan Pendapatan Tanpa Tebang Pohon
Senin 28-09-2026,14:16 WIB
Kartini Bekasi Sulap Limbah Plastik Jadi BBM
Senin 28-09-2026,14:13 WIB