ARGA MAKMUR, BE - Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) diseluruh Puskesmas Kabupaten Bengkulu Utara (BU) belum juga didistribusikan. Akibatnya masyarakat yang akan melakukan pengobatan melalui injeksi sebagai alat penyuntikan, belum bisa dilayani sepenuhnya. Hal itu dikarenakan keterlambatan distribusi dari Kementrian Kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bengkulu Utara (BU), H M Ikhsan SKM MKes menjelaskan, bagi Puskesmas yang sudah kehabisan stok alat injeksi, diharapkan bersabar. Pasalnya pendistribusian BMHP tersebut belum dilakukan. \"Kalau belum ada distribusi BMHP mau bagaimana lagi. Kita hanya menunggu dari kementrian yang mendistribusikan. Puskesmas yang kehabisan BMHP silahkan layani masyarakat melalui obatan yang ada saja dulu,\" ujar Ikhsan. Lanjutnya, BMHP tersebut memang wajib didistribusikan setiap akhir tahun. Mengingat peralatan injeksi seperti jarum suntik itu, sifatnya hanya satu kali pakai. Usai penyuntikan kepada pasien, peralatan suntik wajib dibuang atau tidak digunakan. \"Setiap Puskesmas butuh ratusan alat suntik, hingga akhir tahun dinamakan pendistribusan BMHP,\" jelasnya. Diharapkan dengan terlambatnya BMHP ini, Puskesmas tetap memberikan pelayanan pengobatan dengan alternatif lain. Selain itu, Puskesmas diminta menjelaskan kepada pasien perihal keterlambatan itu. \"Pengobatan tidak hanya melalui suntik saja, masih ada pengobatan lain untuk menyembuhkan,\" tukasnya. (117)
Pukesmas Kehabisan Stok BMHP
Sabtu 06-09-2014,18:10 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 02-07-2026,15:13 WIB
Program JKN Kian Kuat, BPJS Kesehatan Catat Aset Bersih Rp30,04 Triliun
Kamis 02-07-2026,14:45 WIB
Silaturahmi dengan RBMG, Kapolda Bengkulu Ajak Media Perkuat Citra Positif Daerah
Kamis 02-07-2026,14:59 WIB
Indonesia City Expo 2026 di Medan, Ketua TP PKK Dian Borong Produk UMKM dan Promosikan Potensi Bengkulu
Kamis 02-07-2026,14:44 WIB
Puluhan Gram Ganja Dimusnahkan, Polda Bengkulu Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Peredaran Narkoba
Terkini
Kamis 02-07-2026,15:13 WIB
Program JKN Kian Kuat, BPJS Kesehatan Catat Aset Bersih Rp30,04 Triliun
Kamis 02-07-2026,15:11 WIB
Dari Medan, Dedy Wahyudi Bawa Harapan Baru untuk Kebangkitan PAD Bengkulu
Kamis 02-07-2026,14:59 WIB