MUKOMUKO, BE – Sejak awal Januari hingga Agustus 2014, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat dua orang nelayan tewas diperairaan laut Mukomuko. Tewasnya dua orang nelayan itu, diakibatkan kapal karam dan nelayan yang tidak mengunakan baju pelampung. “ Baju pelampung hanya untuk meminimalisir supaya nelayan yang tenggelam cepat ditemukan dan peluang untuk selemat pun lebih besar. Ketimbang nelayan yang tidak mengenakan baju pelampung,” ujar Kepala BPBD Kabupaten, Nurngubaidi melalui Kabid Kedaruratan, Iskandar. Nelayan yang selamat akibat kapal karam banyak. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, belasan nelayan Pantai Indah Mukomuko (PIM) selamat , satu orang tewas. Dia menyarankan, kepada pemilik kapal supaya mengutamakan keselamatan para ABK nya. Seperti menyiapkan baju pelampung dan lainnya. “ Saya kira pemilik kapal mampu untuk membeli baju pelampung. Ini merupakan salah satu mengutamakan keselamatan bagi para ABK. Tidak selalu harus menunggu bantuan dari pemerintah,” ujarnya. Jikalau pun ada pengadaan baju pelampung, kata Iskandar, tidak ada di instansinya, melainkan di SKPD Kelautan dan Perikanan. Jajarannya hanya menyiapkan sarana dan fasilitas dalam penanganan bersifat darurat. Seperti menyiapkan perahu karet untuk melakukan pencarian. Pun dengan baju pelampung yang ada di SKPD terbatas dan hanya digunakan jika ada pencarian nelayan /masyarakat yang hilang di sungai maupun dilaut. “ Pada saat pencarian, baju pelampung untuk keselamatan kita siapkan dan dipinjamkan kepada masyarakat yang ikut berperan untuk melakukan pencarian. Setelah itu, baju tersebut dikembalikan dan tetap stanby di BPBD,” bebernya. Perahu karet yang diperuntukan sewaktu – waktu melakukan pencarian ada empat unit dan dinilai cukup. Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya nelayan se Kabupaten, supaya tetap waspada dan berhati – hati. Jikalau cuaca belum bersahabat dan ombak besar. Disarankan tidak dulu melaut sebelum cuaca kembali membaik. Karena, resiko nelayan yang mencari nafkah di perairaan sangat besar. Diharapkan pula nelayan tetap mengutamakan keselamatan.“ Waspada dan mengenakan peralatan untuk keselamatan sangat penting,” ingatnya. (900)
Dua Nelayan Tewas
Jumat 29-08-2014,19:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,12:18 WIB
Perkiraan Bansos September 2026 Cair, Cek Status Penerima dengan NIK KTP
Selasa 22-09-2026,12:10 WIB
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Kini Peringkat Berapa?
Selasa 22-09-2026,15:53 WIB
Pemprov dan Pemkot Bengkulu Patungan Renovasi 19 Rumah Korban Kebakaran Pengantungan
Selasa 22-09-2026,12:25 WIB
Tekan Biaya Penerbangan Haji, Kemenhaj Buka Opsi Ganti Maskapai
Selasa 22-09-2026,15:24 WIB
Vendor Diminta Penuhi Jaminan Sosial Pekerja Outsourcing di Mukomuko
Terkini
Rabu 23-09-2026,10:44 WIB
Prof Ary Ungkap Diplomasi Spiritual di Balik Penguatan Hubungan Indonesia-Malaysia
Rabu 23-09-2026,10:34 WIB
Bukan Sekadar Terapi, Pasien Kanker Butuh Pendampingan, MRCCC Siloam Perkuat Peran Perawat Onkologi
Rabu 23-09-2026,10:28 WIB
Pendidikan Gratis hingga Kuliah Diwacanakan Prabowo, Puan Ingatkan Kondisi Global dan Kekuatan APBN
Rabu 23-09-2026,10:13 WIB
HP RAM 8 GB Makin Terjangkau, Ini 5 Pilihan Harga Rp2-3 Jutaan
Selasa 22-09-2026,21:00 WIB