Pemkab Mukomuko melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) mengimbau supaya laptop dan printer yang telah diberikan ke seluruh lembaga pemerintah desa untuk dirawat dan tidak dijual. Hal ini disampaikan Kepala BPMD Mukomuko, Ramdani SE setelah pihaknya memberikan bantuan laptop dan printer kepada 148 desa yang tersebar di 15 kecamatan se Kabupaten Mukomuko. \"Laptop tersebut diberikan untuk mempelancar pembuatan laporan dan administrasi di desa-desa tersebut, jadi dirawat dan jangan dijual,\" imbaunya. Dijelaskan Ramdani, laptop dan printer itu memang dihibahkan, artinya barang itu menjadi hak milik desa. Namun masing-masing desa wajib membuat laporan pembelian laptop dan perlengkapannya itu. “Sekitar 98 persen kades sudah membeli laptop dan printernya, serta menunjukan bukti pembeliannya. Tinggal beberapa desa lagi yang belum dan kami masih menunggu bukti order pembelian tersebut,” ujarnya.(900)
Laptop Jangan Dijual
Jumat 21-12-2012,15:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 12-06-2026,12:41 WIB
Sering Bingung Saat Menyusun Skripsi? Ruang Tuntas Siapkan Pendampingan dan Mentor Berpengalaman
Jumat 12-06-2026,13:13 WIB
Pemkot Bengkulu Ajak Masyarakat Semarakkan Festival Tabut 2026, Siap Hadirkan Beragam Atraksi Budaya
Jumat 12-06-2026,13:22 WIB
Dishub Bengkulu Tegaskan Tarif Parkir Festival Tabut 2026 Sesuai Perda, Jukir Nakal Terancam Sanksi
Jumat 12-06-2026,11:57 WIB
Gedung Dispora Bengkulu Selatan Rusak Parah, ASN Khawatir Keselamatan Kerja
Jumat 12-06-2026,10:45 WIB
Pendaftaran AHM Best Student 2026 Dibuka, Astra Motor Bengkulu Ajak Gen Z Ciptakan Inovasi untuk Negeri
Terkini
Jumat 12-06-2026,22:34 WIB
Terkait Kasus Dugaan Investasi Bodong, PT Pelabuhan Tanjung Priok Berikan Klarifikasi
Jumat 12-06-2026,17:55 WIB
Kasus Dugaan Penggelapan Dana CV Mandiri Sejahtera, SOP dan Laporan Keuangan Perusahaan Dipertanyakan
Jumat 12-06-2026,17:52 WIB
Wakapolda Bengkulu Cek Kesiapan Pasukan dan Peralatan Dalmas, Tegaskan Pengamanan Aksi Harus Humanis
Jumat 12-06-2026,17:43 WIB
Korban Dugaan Investasi Bodong Capai Ratusan Orang, Terlapor Belum Diamankan
Jumat 12-06-2026,17:41 WIB