KEPAHIANG, BE - Sejumlah guru madrasah bersertifikasi dan guru belum bersertifikasi di lingkungan Kementrian Agama (Kemenag) Kepahiang disinyalir kekurangan jam mengajar. Kondisi tersebut bertentangan dengan aturan yang berlaku, seperti Undang-Undang No 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen. Terkait hal tersebut. Kepala Kantor Kemenag Kepahiang, Drs Paimat MHI melalui Kasi Pinmad Zulfakar Alamsyah SAg dikonfirmasi tidak menampikkan hal itu. Menurutnya, memang ada sejumlah guru yang terindikasi kurang jam mengajar sesuai ketetapan. \"Bukan hanya guru yang menyandang predikat sertifikasi, tetapi guru biasa pun masih ada waktu ngajarnya kurang dari 24 jam per minggu,\" ungkap Zulfakar Selasa (26/8). Dikatakannya, kondisi ini secara langsung bukan hanya bertentangan dengan UU No 14 tahun 2005, tetapi juga Peraturan Pemerintah (PP) No 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan. \"Berdasarkan kedua aturan itu, guru sertifikasi minimal dalam perminggunya selama 24 jam, kalaupun kurang guru bersangkutan bisa mencari di sekolah lain dalam artin di luar sekola Ia mengajar secara tetap,\" jelasnya. Menurutnya, aturan itu juga berlaku bagi guru yang belum sertifikasi ataupun yang sedang dalam pengurusan sertifikasi. Kalau jam ngajar kurang, bagaimana guru-guru yang dimaksud bisa berpredikat sertifikasi nantinya. \"Yang jelas kita menghimbau agar guru dapat mencukupi jam mengajar. Catatan bagi guru sertifikasi yang kurang jam mengajar, tidak menutup kemungkinan nantinya tunjangan sertifikasi tidak dicairkan,\" tegasnya. Lebih jauh dikatakannya, bukan hanya jam mengajar yang penting diperhatikan para guru, tetapi perangkat pengajar juga. Karena berdasarkan pantauan pihaknya masih banyak guru yang belum memiliki perangkat mengajar. \"Kekurangan jam dan perangkat jam mengajar ini kita ketahui pasca menggelar sidak di sejumlah madrasah beberapa waktu lalu. Kita sangat menyayangkan kondisi ini,\" tandasnya. (505)
Guru Madrsah Kurang Jam Mengajar
Rabu 27-08-2014,15:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 27-09-2026,21:38 WIB
Paguyuban Motor Honda Bengkulu Ramaikan Honda Bikers Day Regional Sumatera di Lampung
Minggu 27-09-2026,21:40 WIB
Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon
Senin 28-09-2026,09:53 WIB
Mantan Kadis Disparpora Kepahiang Jadi Tersangka, Kerugian Negara Rp1,6 Miliar
Senin 28-09-2026,13:49 WIB
Apresiasi 29 Personel Berprestasi, Kapolresta Bengkulu Minta Terus Tingkatkan Kinerja
Senin 28-09-2026,13:54 WIB
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Bengkulu Dorong Peternak Naik Kelas
Terkini
Senin 28-09-2026,14:13 WIB
Mendikdasmen Tindak Lanjuti Arahan Presiden Soal Pendidikan Gratis
Senin 28-09-2026,14:11 WIB
Presiden Bentuk Badan Gambut dan Mangrove Perkuat Pencegahan Karhutla
Senin 28-09-2026,14:07 WIB
Ungkap Kasus Pembunuhan, Sejumlah Personel Polres Mukomuko Terima Penghargaan
Senin 28-09-2026,14:04 WIB
Pemkot Bengkulu Gencarkan Screening TBC, 824 Kasus Terduga Ditemukan hingga September
Senin 28-09-2026,14:03 WIB