TUBEI,BE - Salah satu tokoh pemuda Kabupaten Lebong, Sukamdani SPd i meminta pengelolaan dana bansos tahun 2014 ini harus transparan. Dana bansos tersebut harus jelas peruntukkannya, baik bagi organisasi, masyarakat, sarana ibadah maupun anggota masyarakat lainnya. \"Transparansi memang perlu dilakukan agar ada kejelasan di masyarakat dan Pemkab pun tidak dicap mengaburkan atas adanya dana bansos tersebut,\" ungkapnya. Dikatakan Sukamdani, sebagai Ketua DPD Himpunan Mahasiswa KOSGORO 1957 Provinsi Bengkulu, jika pihaknya mengingatkan pihak pengelola dalam hal ini DPPKAD untuk lebih waspada, karena dana tersebut bisa saja dimanipulasi dan dikorupsi. \"Dana itu bisa berguna bagi pembangunan karakteristik dan ekonomi masyarakat. Intinya peruntukkannya harus sesuai aturan. Selain itu juga harus waspada karena dana itu rawan dimanipulasi dan dikorupsi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,\" kata Sukamdani. Selain itu, titik rawan pertanggungjawaban dana bansos antara lain kegiatan lembaga penerima bansos tidak sesuai Juknis, kemahalan harga barang yang dibeli, duplikasi pembiayaan (dua sumber pembiayaan), pengadaan fiktif, hasil pengadaan tidak dimanfaatkan, dan beberapa lainnya lagi. Untuk itu, lembaga penerima bantuan sosial harus dapat mempertanggungjawabkan dana yang diterimanya dan pemanfaatannya secara transparan, baik kepada pemberi bantuan maupun kepada lembaga pengawasan dana bantuan tersebut. \"Karena itu, setiap pengeluaran harus memiliki bukti yang harus dibuktikan, kita juga berharap beberapa pihak bisa mengawasi penyaluran dana bansos ini agar tidak diselewengkan,\" pungkasnya.(777)
Bansos Rawan Korupsi
Minggu 24-08-2014,12:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 01-07-2026,17:00 WIB
Pulau Baai Belum Berdampak Signifikan bagi Ekonomi, DPRD Desak Pelindo Ambil Langkah Nyata
Rabu 01-07-2026,17:42 WIB
Press Gathering Vario Evo 160 Digelar di Bengkulu, Tawarkan Desain Sporty dan Performa Lebih Bertenaga
Rabu 01-07-2026,16:57 WIB
Pengerukan Pulau Baai Terancam Buntu, Pelindo Dibayangi Risiko Hukum Usai Inpres Berakhir
Kamis 02-07-2026,14:59 WIB
Indonesia City Expo 2026 di Medan, Ketua TP PKK Dian Borong Produk UMKM dan Promosikan Potensi Bengkulu
Terkini
Kamis 02-07-2026,15:13 WIB
Program JKN Kian Kuat, BPJS Kesehatan Catat Aset Bersih Rp30,04 Triliun
Kamis 02-07-2026,15:11 WIB
Dari Medan, Dedy Wahyudi Bawa Harapan Baru untuk Kebangkitan PAD Bengkulu
Kamis 02-07-2026,14:59 WIB
Indonesia City Expo 2026 di Medan, Ketua TP PKK Dian Borong Produk UMKM dan Promosikan Potensi Bengkulu
Kamis 02-07-2026,14:45 WIB