BENGKULU, BE - Meskipun Produk Regional Bruto (PDRB) Provinsi Bengkulu triwulan II tahun 2014 mengalami pertumbuhan sebesar 0,56 persen dibandingkan dengan triwulan I tahun 2014, namun pertumbuhan tersebut masih berada di angka 5,86 persen. Padahal Provinsi Bengkulu menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen. Karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu diminta tetap fokus untuk membangun pertumbuhan ekonomi tersebut, meskipun Pemilihan Gubernur baru tak lama lagi. Hal ini disampaikan Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Ir Dodi Herlando MEcon, saat menggelar press confrence, kemarin. \"Saya minta gubernur dan semua jajarannya tetap fokus untuk membangun ekonomi Bengkulu, katanya mau tumbuh sebesar 7 persen. Karena itu, fokus politiknya dikurangi dulu, meskipun Pilgub tak lama lagi,\" jelasnya. Dodi menilai, saat ini pemerintah Provinsi Bengkulu terlalu disibukkan dengan isu politik. Karena itu, dia mengajak agar para petinggi Bengkulu mencontoh Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya, SBY tetap fokus untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi meskipun tak lama lagi lengser. \"Tirulah Pak SBY itu, sebentar lagi lengser tapi tetap bekerja untuk membangun perekonomian, tidak hanya fokus ke politik saja,\" ungkapnya. Saat ini, lanjutnya, struktur perekonomian Provinsi Bengkulu tidak terlalu dinamis dan mengalami perubahan yang drastis. Sejak dulu, struktur ekonomi masih didominasi oleh sektor pertanian, perdagangan, hotel dan restoran serta jasa. Begitu juga untuki sektor industri, juga tidak mengalami banyak perubahan atau cenderung monoton. \"Padahal, untuk sektor industri ini banyak sekali peluang investasi agar ekonomi Bengkulu tumbuh. Misalnya, pembuatan pabrik minyak goreng. Kalau saat ini kan kita selalu mengekspor bahan mentah,\" jelasnya. Pada triwulan II ini, struktur ekonomi Provinsi Bengkulu menurut penggunaannya juga masih didominasi oleh pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 60,25 persen. Kemudian diikuti oleh pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 15,58 persen, ekspor netto sebesar 13,76 persen, pembentukan modal tetap bruto sebesar 11,15 persen dan pengeluaran konsumsi lembaga nirlaba secesar 0,944 persen. \"Kalau pemerintah tidak fokus untuk membangun pertumbuhan ekonomi ini, bukan tidak mungkin pada triwulan III atau q-to-q akan mengalami inflasi,\" tutupnya. (609)
Pemprov Diminta Tetap Fokus
Kamis 07-08-2014,09:33 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 22-10-2026,17:27 WIB
Dukcapil Kota Bengkulu Rekam KTP-el di SMA, Sasar Pelajar Kelahiran 2008–2009
Kamis 22-10-2026,17:29 WIB
Kuliner Gang Viral Hadir di Mega Mall Bengkulu, Kajari Berharap Gairahkan Ekonomi
Kamis 22-10-2026,17:13 WIB
Polres Kaur Amankan Lima Terduga Pengguna Narkoba di Padang Guci Hulu, Belasan Paket Disita
Kamis 22-10-2026,17:18 WIB
Pemkot Bengkulu Benahi Drainase RT 10 Rawa Makmur, Bantu Kurangi Risiko Genangan
Jumat 23-10-2026,14:47 WIB
Polres Mukomuko Ungkap Kasus Peredaran Samcodin hingga Dugaan Penyerobotan Tanah Rp958 Juta
Terkini
Jumat 23-10-2026,15:00 WIB
Polda Bengkulu Sita Dua Bidang Tanah dari Penelusuran Aset Kasus Korupsi Rekrutmen Non-ASN RSKJ Soeprapto
Jumat 23-10-2026,14:56 WIB
MBK Ventura dan Baznas Salurkan 350 Paket Sembako di Muara Bangkahulu Kota Bengkulu
Jumat 23-10-2026,14:53 WIB
Kebakaran Dua Ruko Gudang di Bumi Ayu Bengkulu, Satu Orang Ditemukan Meninggal
Jumat 23-10-2026,14:47 WIB
Polres Mukomuko Ungkap Kasus Peredaran Samcodin hingga Dugaan Penyerobotan Tanah Rp958 Juta
Jumat 23-10-2026,14:45 WIB