DUDUK atau menyetir dalam waktu lama ketika perjalanan mudik dan arus balik sering memunculkan keluhan pada sistem muskuloskeletal. Bagaimana mencegahnya sehingga tetap nyaman selama dan setelah perjalanan? Sering mengalami nyeri pada punggung, leher, lutut, pergelangan tangan, atau kram otot ketika melakukan perjalanan jauh? Keluhan pada sistem muskuloskeletal (otot, tulang) tersebut dapat timbul gara-gara mempertahankan tubuh pada posisi tertentu dalam jangka waktu lama, melakukan gerakan repetitif, dan ada tekanan pada area tertentu. Ketika mudik dan arus balik, perjalanan jarak jauh hingga belasan jam, kondisi tersebut sangat mungkin terjadi. Bagaimana mencegahnya? Keterbatasan ruang di dalam kendaraan membuat seseorang sulit bergerak. Dokter Michael Triangto SpKO menyarankan tetap melakukan stretching secara berkala. ”Semua keluhan itu bisa diatasi dengan peregangan dan relaksasi. Setidaknya tiap dua jam, buatlah tubuh bergerak,” ujar spesialis kedokteran olahraga dari FK UI Jakarta tersebut. Terutama bila menyetir mobil sendiri, pastikan tidak menyetir dalam waktu lama secara nonstop. Munculnya keluhan pada otot tentu mengurangi konsentrasi berkendara. ”Aturan internasional, tiap dua jam harus istirahat, baik tubuh maupun kendaraan,” lanjutnya. Banyak hal yang bisa dilakukan ketika beristirahat. ”Usahakan keluar dari mobil, berjalan sebentar, regangkan otot-otot mulai leher, pinggang, punggung, tangan, dan kaki. Yang tadinya peredaran darah terhambat akibat lutut ditekuk ketika duduk, dengan berjalan-jalan bisa lebih lentur. Aliran darah pun makin lancar,” urai dokter yang berpraktik di Slim + Health Sports Therapy Jakarta tersebut. Ada beberapa gerakan mudah yang bisa dilakukan. Di antaranya, peregangan otot leher dengan menengadah, menunduk, menoleh ke samping kanan dan kiri, serta putar kepala ke kiri dan kanan. Satukan telapak tangan di atas kepala, tarik hingga membuat kaki berjinjit untuk melemaskan lengan dan kaki. Kemudian, regangkan bahu, tarik siku dengan arah berlawanan ke kanan dan kiri. ”Ingat, lakukan secara perlahan dan hati-hati,” ucap Michael. Bila gerakan dilakukan secara frontal dan terburu-buru, dikhawatirkan bisa memperparah nyeri otot. Bila berada di dalam mobil dan tidak memungkinkan untuk keluar, lakukan peregangan dalam posisi duduk. ”Beri jeda duduk yang cukup sehingga bisa cukup leluasa melakukan peregangan meski di dalam mobil,” imbuh dr Sophia Hage dari Employee Exercise Clinic Kantor Pertamina Pusat, Jakarta, itu. Sedangkan bila bepergian dengan pesawat atau kereta api, bangkitlah dari tempat duduk, lalu berjalan-jalan sebentar di lorong pesawat atau kereta untuk relaksasi. Lebih baik lagi bila sebelum bepergian memastikan kondisi tubuh fit. Bila perlu, tambahkan asupan multivitamin dan suplemen. Perlu ada perhatian khusus bagi orang dengan kondisi tertentu, misalnya penderita rematik atau skoliosis. ”Penderita rematik jangan memakai deker atau stocking karena itu dapat menghambat aliran darah. Orang dengan skoliosis harus memperhatikan posisi duduk yang tepat,” urai Michael. Ditambahkan, tubuh hendaknya tidak diforsir. Sering, banyaknya agenda berkunjung ke rumah kerabat membuat waktu istirahat sangat minim. Berikan jeda setidaknya satu hari setelah melakukan perjalanan jauh untuk beristirahat sebelum melakukan perjalanan berikutnya atau kembali ke kota asal. ”Tidur yang efektif, tidak begadang,” pesannya. (nor/c11/nda)
Nyeri Otot Selama Perjalanan? Begini Cara Mencegahnya
Jumat 01-08-2014,12:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 08-04-2026,11:12 WIB
TREND 2026 Kupas Strategi Indonesia Keluar dari Middle Income Trap
Rabu 08-04-2026,11:17 WIB
BREAKING NEWS: Tipidkor Polda Bengkulu Geledah Disparpora dan BKD Kepahiang
Rabu 08-04-2026,11:07 WIB
Puluhan Mobnas Dipinjamkan ke Instansi Vertikal Tetap Diservis Pakai APBD
Rabu 08-04-2026,08:41 WIB
Persit Dorong UMKM, Batik ChaCha Mentari Buka Peluang Ekonomi Ibu Rumah Tangga di Rejang Lebong
Rabu 08-04-2026,15:40 WIB
SK DPP Batalkan Plt, Muswil PPP Bengkulu Dinilai Tidak Sah
Terkini
Rabu 08-04-2026,15:40 WIB
SK DPP Batalkan Plt, Muswil PPP Bengkulu Dinilai Tidak Sah
Rabu 08-04-2026,15:34 WIB
Pelaksanaan TKA SMP di Bengkulu Dievaluasi, Kendala Server hingga Kesiapan Siswa Jadi Sorotan
Rabu 08-04-2026,15:27 WIB